Selamat Datang di Halaman PERLINTAN - Perlindungan Tanaman - Website Jurusan MPLKMateri Praktek Perlindungan TanamanParasitoid Hama TanamanOPT Tanaman PertanianMateri Kuliah Perlindungan TanamanPredator Hama TanamanMusuh Alami HamaPerlindungan Tanaman adalah usaha untuk melin­dungi tanaman dari ancaman atau gangguan yang dapat merusak, merugikan, atau mengganggu proses hidupnya yang normal, sejak pra-tanam sampai pasca tanam (Djafaruddin, 1996)
Banner UC IPM
Banner Biological Control
Banner Dirjen Pangan
Banner Diren Perkebunan
Banner Dirjen Hortikultura

Yosefus F. da-Lopez, Nina J. Lapinangga, & Jacqualine A. Bunga. (2020). Bahan Ajar Perlindungan Tanaman (MLK22203/2(1-1)) untuk Program Studi Manajemen Pertanian Lahan Kering. Website Jurusan MPLK

Kembali ke Beranda 02A

Jenis-Jenis Hama Tanaman

Integrated Pest Management

SOAL LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah soal latihan berikut!

  1. Sebutkan gejala serangan tikus sawah!
  2. Jelaskan bagaimana cara walang sangit menyerang tanaman!
  3. Jelaskan perbedaan ulat dengan uret!
  4. Bagaimana gejawa awal serangan lalat bibit?
  5. Bagaimanakah gejala serangan belalang?

PETUNJUK JAWABAN SOAL LATIHAN

  1. Gejala serangan tikus sawah adalah menyerang berbagai tumbuhan; Menyerang di pesemaian, masa vegetatif, masa generatif, masa panen, tempat penyimpanan; Bagian tumbuhan yang disarang tidak hanya biji-bijian tetapi juga batang tumbuhan muda; Tikus membuat lubang-lubang pada pematang sawah dan sering berlindung di semak- semak.
  2. Walang sangit menghisap cairan tanaman dari tangkai bunga (paniculae) dan juga cairan buah padi yang masih tahap masak susu sehingga menyebabkan tanaman kekurangan hara dan menguning (klorosis), dan perlahan-lahan melemah.
  3. Ulat adalah tahap larva dari spesies dalam ordo Lepidoptera, yang termasuk kupu-kupu dan ngengat. Ulat memiliki tiga pasang tungkai yang sejati pada tiga segmen dana, ditambah dengan empat pasang tungkai semu yang biasa disebut tungkai perut pada segmen perut terakhir, sedangkan Uret yang nama latinnya Leucopholis roridaadalah fase larva dari kumbang Scarabaeidae. Uret memiliki ukuran gemuk dan putih, badan tembus cahaya dengan kepala yang berwarna cokelat dan mempunyai taring yang besar.
  4. Gejala awal akibat serangan lalat bibit yaitu berubahnya warna daun dari hijau menjadi kuning kecokelatan
  5. Gejala serangan belalang yaitu:
    1. Hama ini menyerang tanaman muda dan tua dengan merusak tanaman pada bagian daun dan pucuk (pad musim kering dapat menyebebkan kerusakan parah).
    2. Daun yang dimakan menjadi berlubang-lubang, tulang daun dan urat-urat daun tidak dimakan.
    3. Gejalanya kadang-kadang sulit dibedakan dengan gejala lubang-lubang kerusakan daun oleh serangan ulat daun.
    4. Lubang akibat serangan belalang tepinya bergerigi kasar tidak beraturan, sedangkan akibat serangan ulat lebih halus.
    5. Tanaman inang lainnya, antara lain adalah kapas, jati, kelapa, kopi, cokelat, jarak, wijen, ketela, waru, kapuk, nangka, karet, jagung, dan pisang.

TES FORMATIF

Pilihlah satu jawaban yang tepat!

  1. Nama latin dari Tikus sawah?
    1. Rattus argentiventer Rob & Kloss
    2. ordo Himiptera
    3. Leptocorisa oratorius Fabricius
    4. Atherigona exigua, A. Oryzae
  2. Berikut adalah gejala serangan walang sangit, kecuali!
    1. Menghisap butir-butir padi yang masih cair.
    2. Biji yang sudah diisap akan menjadi hampa, agak hampa, atau liat.
    3. Kulit biji yang sudah diisap akan berwarna kehitam-hitaman.
    4. Menyebabkan daun dan batang tumbuhan berlubang-lubang.
  3. Gejala serangan uret adalah sebagai berikut!
    1. Uret yang merusak tanaman padi terdiri dari spesies Exopholis hypoleuca, Leucopholis rorida, Phyllophaga helleri
    2. Lubang akibat serangan belalang tepinya bergerigi kasar tidak beraturan, sedangkan akibat serangan ulat lebih halus.
    3. Memakan hewan-hewan kecil (predator), tetapi tingkat kerusakan tanaman lebih besar dari pada manfaatnya sebagai predator.
    4. Jawaban A dan B benar
  4. Hama apakah yang menjadi media untuk penularan virus kepada tumbuhan?
    1. Belalang
    2. Tikus
    3. Wereng
    4. Walang sangit
  5. Hama yang berukuran kurang dari 1 mm adalah?
    1. Lalat bibit
    2. Tungau
    3. Wereng
    4. Uret
  6. Berikut adalah gejala serangan yan dihasilkan oleh belalang!
    1. Daun yang dimakan menjadi berlubang-lubang, tulang daun dan urat-urat daun tidak dimakan.
    2. Gejalanya kadang-kadang sulit dibedakan dengan gejala lubang-lubang kerusakan daun oleh serangan ulat daun.
    3. Lubang akibat serangan belalang tepinya bergerigi kasar tidak beraturan, sedangkan akibat serangan ulat lebih halus.
    4. Jawaban A, B, dan C benar
  7. Hama apalah yang meletakkan telur pada pelepah daun padi pada senja hari?
    1. Wereng
    2. Lalat bibit
    3. Anjing tanah
    4. Belalang
  8. Gejala serangan yang dilakukan oleh anjing tanah adalah sebagai berikut, kecuali!
    1. Hidup dibawah tanah yang lembab dengan membuat terowongan.
    2. Daun yang dimakan menjadi berlubang-lubang, tulang daun dan urat-urat daun tidak dimakan.
    3. Memakan hewan-hewan kecil (predator), tetapi tingkat kerusakan tanaman lebih besar dari pada manfaatnya sebagai predator.
    4. Nimfa muda memakan humus dan akar tanaman, imago betina sayapnya berkembang setengah, yang jantan dapat mengerik di senja hari.
  9. Nama latin dari Kutu daun persik adalah?
    1. Myzus persicae Sulzer
    2. Leucopholis rorida
    3. Melanoplus femurrubrum
    4. Atherigona exigua
  10. Ulat adalah tahap larva dari spesies apa?
    1. ordo Lepidoptera
    2. Orseolia oryzae
    3. Myzus persicae Sulzer
    4. Melanoplus femurrubrum
Galleri Kebun SUT
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2026 Politeknik Pertanian Negeri Kupang - Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. - We learn, practice, and be rich - Kami belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera - Meup onle ate, mua onle Usif - Designed By JoomShaper