Selamat Datang di Halaman PERLINTAN - Perlindungan Tanaman - Website Jurusan MPLKMateri Praktek Perlindungan TanamanParasitoid Hama TanamanOPT Tanaman PertanianMateri Kuliah Perlindungan TanamanPredator Hama TanamanMusuh Alami HamaPerlindungan Tanaman adalah usaha untuk melin­dungi tanaman dari ancaman atau gangguan yang dapat merusak, merugikan, atau mengganggu proses hidupnya yang normal, sejak pra-tanam sampai pasca tanam (Djafaruddin, 1996)
Banner UC IPM
Banner Biological Control
Banner Dirjen Pangan
Banner Diren Perkebunan
Banner Dirjen Hortikultura

Yosefus F. da-Lopez, Nina J. Lapinangga, & Jacqualine A. Bunga. (2020). Bahan Ajar Perlindungan Tanaman (MLK22203/2(1-1)) untuk Program Studi Manajemen Pertanian Lahan Kering. Website Jurusan MPLK

Kembali ke Beranda 02A

Latar Belakang Pengelolaan Hama Terpadu

Integrated Pest Management

SOAL LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah soal latihan berikut!

  1. Jelaskan dampak negatif penggunaan pestisida!
  2. Jelaskan latar belakang lahirnya konsep PHT!
  3. Jelaskan upaya apa yang dilakukan oleh Indonesia sebagai bentuk penerapan PHT!

PETUNJUK JAWABAN SOAL LATIHAN

  1. Penggunaan pestisida secara terus menerus dapat berdampak negatif dengan membunuh musuh-musuh alami dari hama, serta berdampak kepada kualitas hasil panen, bahkan pencemaran air, tanah, dan pencemaran lingkungan. Tidak hanya itu, yang terparah justru dapat berdampak buruk kepada kesehatan manusia.
  2. Banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan dari pemberian pestisida, merupakan latar belakang lahirnya konsep PHT, karena disadari bahwa pemberian pestisida bukanlah cara yang terbaik untuk mengusir hama. Konsep PHT lahir tidak lain bertujuan untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian dengan menggunakan musuh alami, pengendalian dengan memodifikasi ekosistem dan yang lainya tanpa ada penggunaan bahan kimia pertanian walau dalam jumlah yang sedikit sekalipun.
  3. Salah satu bentuk penerapan PHT yaitu melalui pembentukan Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) yang telah dijalankan dan dirasakan manfaatnya oleh banyak masyarakat sebagai bentuk pemberdayaan petani di negara berkembang

TES FORMATIF

Pilihlah satu jawaban yang tepat!

  1. Pada tahun berapakah jenis pestisida ditemukan?
    1. 1920
    2. 1940
    3. 1950
    4. 1930
  2. Permasalahan apa yang terjadi ketika pestisida diberikan ke tanaman?
    1. Membunuh musuh alami hama
    2. Hasil panen yang berkurang
    3. Pencemaran lingkungan
    4. Semua jawaban benar
  3. Pakar yang mendeklarasikan konsep Pengelolaan Hama Terpadu (PHT), kecuali?
    1. Smith
    2. Samuel Huge
    3. Wan den Bosch
    4. Hagen
  4. Tahun berapakah konsep Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) dideklarasikan?
    1. 1950
    2. 1953
    3. 1958
    4. 1959
  5. Apa tujuan para pakar mendeklarasikan konsep Pengelolaan Hama Terpadu (PHT)
    1. Untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian
    2. Untuk mengusir hama tanaman
    3. Untuk meningkatkan kesuburan tanah
    4. Semua jawaban benar
  6. Pengendalian hama yang merupakan perkembangan dari Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) dilakukan dengan cara, kecuali?
    1. Pengendalian menggunakan musush alami
    2. Pengendalian tanpa menggunakan bahan kimia pertanian
    3. Pengendalian dengan memodifikasi ekosistem
    4. Pengendalian dengan penyemprotan pestisida
  7. Siapakah negara berkembang pertama yang berhasil menerapkan Pengelolaan Hama Terpadu (PHT)
    1. Vietnam
    2. Indonesia
    3. Malaysia
    4. Thailand
  8. Penerapan Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) harus menyesuaikan dengan?
    1. Ekosistem
    2. Kondisi lahan
    3. Sistem social masyarakat
    4. Semua jawaban benar
  9. Berikut adalah komuditi perkebunan yang merupakan bentuk pelaksanaan SLPHT,kecuali?
    1. Kopi
    2. The
    3. Lada
    4. Jambu
  10. Salah satu bentuk penerapan PHT adalah dengan membentuk?
    1. Simuasi Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT)
    2. Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT)
    3. Sekolah Lapangan Pengelolaan Hama Terpadu (SLPHT)
    4. Simulasi Lapangan Pengelolaan Hama Terpadu (SLPHT)
Galleri Kebun SUT
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2026 Politeknik Pertanian Negeri Kupang - Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. - We learn, practice, and be rich - Kami belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera - Meup onle ate, mua onle Usif - Designed By JoomShaper