Yudisium MPLK 2021: 69 Lulusan Siap Jadi Penggerak Pertanian Lahan Kering
Kupang, 16 September 2021 - Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering (MPLK) Politeknik Pertanian Negeri Kupang akan melaksanakan Yudisium Lulusan Tahun 2021 pada Jumat, 16 September 2021. Sebanyak 69 mahasiswa dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar akademik dalam acara yang menjadi puncak perjalanan akademik mereka.
Komposisi Lulusan yang Beragam
Para lulusan menunjukkan komposisi yang beragam dan lintas-keahlian: 33 orang menyelesaikan program Sarjana Terapan Pertanian (STr.P.) dari Program Studi Penyuluhan Pertanian Lahan Kering, 14 orang meraih gelar Ahli Madya Pertanian (AMd.P) dari Program Studi Manajemen Pertanian Lahan Kering, dan 22 orang memperoleh gelar Ahli Madya (AMd.P) dari Program Studi Manajemen Agribisnis, mencerminkan keseimbangan antara kapasitas penyuluhan, manajemen lahan kering, dan kompetensi agribisnis.
Penyempurnaan Kompetensi di Masa Pandemi
Proses yudisium ini menjadi bukti ketangguhan dunia pendidikan dalam menghadapi tantangan pandemi COVID-19. Selama masa studi, para lulusan tidak hanya dibekali dengan teori-teori akademik, tetapi juga kemampuan praktikal yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan pertanian di lahan kering.
Kontribusi untuk Pembangunan Pertanian NTT
Ke-69 lulusan ini diharapkan dapat menjadi agent of change dalam memajukan sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur. Dengan kompetensi yang dimiliki, mereka dipersiapkan untuk terjun langsung dalam pengelolaan lahan kering secara berkelanjutan, pengembangan agribisnis, dan penyuluhan pertanian kepada masyarakat.
Momen Penting Perjalanan Akademik
Yudisium tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga awal dari peran baru para lulusan dalam mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan pertanian di daerah.
Selamat dan sukses untuk 69 lulusan MPLK 2021! Semoga menjadi profesional yang kompeten dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pertanian NTT.


