Deskripsi Mata Kuliah
Dasar-Dasar Agronomi Lahan Kering merupakan mata kuliah yang membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memahami, mengelola, serta mengembangkan sistem pertanian pada agroekosistem lahan kering. Fokus utama mata kuliah ini adalah interaksi antara tanaman, tanah, iklim, dan air dalam kondisi dengan curah hujan terbatas serta potensi evapotranspirasi tinggi.
Capaian Pembelajaran
Mahasiswa diharapkan mampu:
- Memahami konsep agronomi lahan kering: definisi, ruang lingkup, dan peranannya dalam ketahanan pangan nasional.
- Menganalisis karakteristik ekosistem lahan kering: iklim, sifat fisik-kimia tanah, dan dinamika hidrologi.
- Menerapkan teknik budidaya adaptif: pemilihan varietas tahan kekeringan, konservasi tanah dan air, serta pola tanam berkelanjutan.
- Mengidentifikasi potensi dan tantangan: degradasi lahan, variabilitas iklim, keterbatasan teknologi, serta kebijakan pengelolaan.
- Mengembangkan strategi pengendalian OPT: gulma, hama, dan penyakit spesifik lahan kering dengan pendekatan ramah lingkungan.
Ruang Lingkup Materi
- Definisi dan ruang lingkup agronomi lahan kering
- Karakteristik fisik, kimia, dan hidrologi tanah kering
- Potensi dan tantangan pengelolaan lahan kering di Indonesia
- Peran agronomi dalam ketahanan pangan nasional
- Kebijakan dan regulasi pengelolaan lahan kering berkelanjutan
- Teknik konservasi tanah dan air
- Budidaya tanaman unggul lahan kering
- Pengendalian gulma, hama, dan penyakit
- Teknologi budidaya ramah lingkungan dan sistem pertanian terpadu
Nilai Strategis
Mata kuliah ini berperan penting dalam menyiapkan mahasiswa untuk:
- Menjadi praktisi agronomi yang mampu mengelola lahan kering secara produktif dan berkelanjutan.
- Memberikan solusi terhadap tantangan ketahanan pangan nasional melalui inovasi budidaya.
- Mengintegrasikan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi dalam pengembangan sistem pertanian adaptif.
