Selamat Datang di Website Jurusan MPLKStaf Administrasi JurusanPLP-Teknisi LaboratoriumStaf Pengajar JurusanStrukur Organisasi JurusanDeskripsi Jurusan MPLKVisi dan Misi JurusanPengelola JurusanLearn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Banner UC IPM
Banner Biological Control
Banner Dirjen Pangan
Banner Diren Perkebunan
Banner Dirjen Hortikultura

Line 004

Toksisitas Herbisida

Toksisitas Herbisida


Toksisitas Herbisida Toksisitas herbisida menyebabkan munculnya tanaman yang buruk, kerusakan akar, dan kemungkinan whiteheads. Masalah biasanya terjadi jika produk tidak digunakan sesuai dengan…

Defisiensi Kalsium (Ca)

Defisiensi Kalsium (Ca)


Defisiensi Kalsium (Ca) Defisiensi kalsium (Ca) merusak fungsi akar dan mempengaruhi tanaman terhadap keracunan besi. Ini menyebabkan stunting dan kematian titik tumbuh.  Kekurang…

Toksisitas besi (Fe)

Toksisitas besi (Fe)


Toksisitas Besi (Fe) Toksisitas besi (Fe) menyebabkan peningkatan aktivitas oksidase polifenol, yang menyebabkan produksi polifenol teroksidasi. Ini juga menyebabkan bronzing daun dan m…

Kelebihan Nitrogen (N)

Kelebihan Nitrogen (N)


Kelebihan Nitrogen (Nitrogen excess) Ketika tanaman menerima terlalu banyak nitrogen (N), tanaman menjadi lebih menarik bagi serangga dan penyakit. Ini juga dapat menyebabkan pertumbuhan berlebi…

Find more news

Daun Gamal: Pestisida Alami yang Ampuh dan Ramah Lingkungan untuk Petani

Oleh: Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Podi MPLK 2025
Pernahkah Anda merasa khawatir dengan dampak pestisida kimia pada kesehatan dan lingkungan? Atau mungkin biaya untuk membeli pestisida kimia semakin memberatkan? Ada solusi yang bijak dan ternyata tersedia di sekitar kita: pestisida nabati. Salah satu tanaman yang telah diteliti dan terbukti keampuhannya adalah Daun Gamal.

Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan bakunya berasal dari tumbuhan. Menurut Prof. Untung (1993), keunggulan pestisida jenis ini adalah mudah terurairamah lingkungan, dan relatif aman bagi manusia maupun ternak. Yang tak kalah penting, pestisida nabati tidak menyebabkan resurgensi (ledakan populasi hama kedua) dan tidak memusnahkan musuh alami seperti laba-laba atau kepik yang justru membantu petani mengendalikan hama.

Alkalinitas

Alkalinitas2

Definisi dan Dampak Fisiologis

Alkalinitas tanah adalah kondisi dimana tanah mengandung natrium dapat ditukar dalam persentase tinggi (biasanya di atas 15%), yang dapat mengganggu proses fisiologis tanaman. Menurut Dobermann & Fairhurst (2000), kondisi alkalin membatasi penyerapan air oleh akar serta menghambat ketersediaan unsur hara penting seperti fosfor (P), seng (Zn), dan besi (Fe). Selain itu, tanah alkalin juga berpotensi menyebabkan keracunan boron (B). Dampak lanjutannya meliputi terganggunya perkembangan perakaran, penurunan produktivitas tanaman, dan munculnya gejala defisiensi hara.

Distribusi dan Kondisi Lingkungan

Meskipun jarang dijumpai pada lahan padi beririgasi, alkalinitas lebih umum terjadi di daerah semi-kering dengan sistem tadah hujan atau irigasi yang kurang optimal. Seringkali, alkalinitas muncul bersamaan dengan salinitas, sehingga memperburuk kondisi tanah secara fisik dan kimia (Dobermann & Fairhurst, 2000).

Gejala Visual pada Tanaman

Tanaman padi yang terpapar alkalinitas menunjukkan perubahan warna daun dari putih menjadi coklat kemerahan, biasanya dimulai dari ujung daun. Gejala lain yang mungkin timbul antara lain daun menggulung, penuaan dini, atau mengering hingga tampak hangus. Karena gejala ini mirip dengan defisiensi nitrogen, diagnosis yang teliti sangat diperlukan (Dobermann & Fairhurst, 2000).

Galleri Kebun SUT
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2026 Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. Designed By JoomShaper