Selamat Datang di Website Jurusan MPLKStaf Administrasi JurusanPLP-Teknisi LaboratoriumStaf Pengajar JurusanStrukur Organisasi JurusanDeskripsi Jurusan MPLKVisi dan Misi JurusanPengelola JurusanLearn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Banner UC IPM
Banner Biological Control
Banner Dirjen Pangan
Banner Diren Perkebunan
Banner Dirjen Hortikultura

Line 004

Toksisitas Boron (B)

Toksisitas Boron (B)


Toksisitas Boron (B) Toksisitas boron (B) menghambat pembentukan pati dari gula dan mempengaruhi pembentukan kompleks B-karbohidrat. Toksisitas boron adalah kondisi langka yang biasanya terj…

Daun Gamal: Pestisida Alami yang Ampuh d…


Daun Gamal: Pestisida Alami yang Ampuh dan Ramah Lingkungan untuk Petani Oleh: Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Podi MPLK 2025 Pernahkah Anda merasa khawatir dengan dampak pestisida kimia pada keseh…

Senja di Kebun Politani Negeri Kupang

Senja di Kebun Politani Negeri Kupang


Senja di Kebun Politani Negeri Kupang Aktivitas PUM Mahasiwa Prodi MPLK dan MSDH. Senja di Politani Kupang adalah sebuah Dokumentasi tentang Kegiatan Mahasiswa Politani Kupang di Kebun Praktek. {you…

Defisiensi Zeng (Zn)

Defisiensi Zeng (Zn)


Defisiensi Zeng (Zn) Defisiensi Seng (Zn) mempengaruhi beberapa proses biokimia pada tanaman padi, sehingga sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Defisiensi seng dikaitkan dengan defisiensi Sul…

Find more news

Bagan Warna Daun (leaf color chart, LCC)

leaf color chart measure 1Pupuk Nitrogen (N) penting dalam produksi padi. Berikan pupuk N beberapa kali selama musim tanam untuk memastikan kebutuhan nitrogen tanaman tercukupi, terutama pada tahap pertumbuhan kritis.

Diagram Warna Daun (LCC) digunakan untuk menentukan kebutuhan pupuk N tanaman padi. LCC memiliki empat strip hijau, dengan warna mulai dari hijau kuning hingga hijau tua. Ini menentukan kehijauan daun padi, yang menunjukkan kandungan N-nya.

Cara menggunakan Bagan Warna Daun

  1. Pilih secara acak sedikitnya 10 tanaman padi atau petak yang bebas penyakit di lahan yang populasi tanamannya seragam.
  2. Pilih daun yang paling atas, termuda, dan tumbuh penuh dari setiap petak atau tanaman. Bagian ini paling mencerminkan status N tanaman. Tempatkan bagian tengah daun pada LCC dan bandingkan warnanya dengan panel warna. Jangan lepaskan atau hancurkan daunnya.
  3. Ukur warna daun di bawah naungan tubuh Anda. Sinar matahari langsung mempengaruhi pembacaan warna daun. Jika memungkinkan, orang yang sama harus membaca LCC pada waktu yang sama, setiap waktu. Jika warna daun padi berada di antara dua warna, ambil nilai rata-rata dari kedua nilai tersebut sebagai bacaan. Misalnya, jika warnanya antara 3 dan 4, bacaannya harus 3,5.
  4. Ambil bacaan dari 10 daun, dan tentukan rata-ratanya. Jika warnanya lebih atau kurang dari 3, pemupukan N diperlukan.

Kelebihan Nitrogen (Nitrogen excess)

Kelebihan Nitrogen Nitrogen excess 1Ketika tanaman menerima terlalu banyak nitrogen (N), tanaman menjadi lebih menarik bagi serangga dan penyakit. Ini juga dapat menyebabkan pertumbuhan berlebihan dan mengurangi kekuatan batang.

Masalah kelebihan N terjadi ketika pupuk relatif murah dan petani tidak memahami jumlah nitrogen yang tepat yang dibutuhkan relatif terhadap target hasil mereka, dan waktu pemberian N yang tepat.

Identifikasi

Lahan dengan nitrogen berlebih memiliki tanaman yang:

  • terlihat terlalu hijau
  • mungkin sehat, tetapi juga dapat bercabang (lodged) pada saat matang (terutama pada padi tanam benih langsung)
  • mungkin memiliki batang tipis
  • mungkin rentan terhadap penyakit (misalnya hawar daun bakteri, hawar pelepah, blas) atau serangga (ulat pelipat daun)

Ada juga pola tambal sulam yang dihasilkan dari aplikasi yang tidak merata di seluruh lapangan.

Galleri Kebun SUT
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2026 Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. Designed By JoomShaper