Penggunaan Kapur untuk Meningkatkan pH Tanah
Penggunaan kapur akan meningkatkan pH tanah dan meningkatkan produktivitas tanaman. Tanah bagian atas harus dijaga pada pH tanah di atas 5,0 (CaCl2) tetapi untuk memungkinkan variabilitas lahan, jenis tanaman dan pengambilan sampel tanah sebaiknya berada pada atau di atas pH 5,5 (CaCl2).
Sumber Kapur
Kapur (kalsium karbonat) dan sumber pengapuran lainnya seperti dolomit (magnesium karbonat) mengurangi keasaman tanah dengan menetralkan reaksi asam di dalam tanah. Komponen karbonat bereaksi dengan ion hidrogen dalam larutan tanah dan dengan demikian meningkatkan pH tanah. Ada beberapa sumber kapur seperti:
- Batu kapur pertanian: batu kapur yang dihancurkan dan diayak – terutama kalsium karbonat;
- Pasir kapur: ditambang dari endapan alami dan terutama kalsium karbonat;
- Dolomit: dolomit seringkali merupakan campuran magnesium dan kalsium karbonat;
- Produk sampingan dari produksi soda abu: Sebagian besar mengandung kalsium karbonat dengan beberapa kalsium oksida dan hidroksida.










Kategori: Pupuk Majemuk
