Selamat Datang di Website Jurusan MPLKStaf Administrasi JurusanPLP-Teknisi LaboratoriumStaf Pengajar JurusanStrukur Organisasi JurusanDeskripsi Jurusan MPLKVisi dan Misi JurusanPengelola JurusanLearn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Banner UC IPM
Banner Biological Control
Banner Dirjen Pangan
Banner Diren Perkebunan
Banner Dirjen Hortikultura

Defisiensi Belerang (S)

sulfur deficiency 1Defisiensi belerang (S) mempengaruhi produksi klorofil, sintesis protein, serta fungsi dan struktur tanaman. Ini dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan dan kematangan tanaman. Jika defisiensi terjadi pada fase vegetatif, maka dapat mempengaruhi hasil.

Kahat S tidak terlalu umum pada padi irigasi. Ini terjadi pada tanah yang mengandung alofan, tanah dengan status bahan organik rendah, tanah yang sangat lapuk yang mengandung oksida Besi (Fe) dalam jumlah besar, dan tanah berpasir.

Identifikasi

Periksa lapangan untuk gejala berikut:

  • menguning atau warna hijau pucat dari seluruh tanaman
  • daun muda berwarna klorotik atau hijau muda dengan ujung menjadi nekrotik
  • daun bagian bawah tidak menunjukkan nekrosis
  • daun berwarna kuning pucat

Gejala dan efek lain pada pertumbuhan termasuk yang berikut:

  • tinggi tanaman berkurang dan pertumbuhan terhambat (tetapi tanaman tidak berwarna gelap seperti pada defisiensi Fosfor atau Kalium)
  • jumlah anakan berkurang, malai lebih sedikit dan pendek, jumlah bulir per malai berkurang
  • keterlambatan perkembangan dan kematangan tanaman selama 1-2 minggu
  • bibit kekuningan di bedengan dengan pertumbuhan terhambat
  • kematian bibit yang tinggi setelah tanam
sulfur deficiency 1
Gejala kekurangan belerang adalah berupa klorosis pada daun-daun muda (Gambar A), diikuti dengan menguningnya daun tua dan seluruh tanaman, pertumbuhan kerdil, jumlah anakan dan malai berkurang (Gambar B). Kekurangan belerang umumnya terjadi pada tanah yang kandungan bahan organiknya rendah, tanah reduktif, dan atau pH tinggi. Unsur hara S sebenarnya banyak hilang akibat pembakaran sisasisa tanaman.
 

Gejala dan efek lain pada pertumbuhan termasuk yang berikut:

  • Tanaman padi yang kekurangan S kurang tahan terhadap kondisi buruk (misalnya, dingin).
  • Kahat S memiliki gejala daun yang sama dengan kahat nitrogen. Untuk memastikan penyebab masalah, kirim sampel tanah dan tanaman ke laboratorium untuk diuji.
  • Kahat S tidak terlalu umum pada padi sawah irigasi dan dengan demikian cenderung memiliki nilai ekonomis yang kecil.  Pengaruhnya terhadap hasil lebih nyata bila kahat S terjadi selama pertumbuhan vegetatif.

Pengelolaan

Saat ini tidak ada opsi manajemen lapangan praktis untuk defisiensi S. Jika memungkinkan,

  • Aplikasikan S pada persemaian (persemaian padi) dengan menggunakan pupuk yang mengandung S.
  • Masukkan jerami alih-alih melepas atau membakarnya sepenuhnya. 
  • Perbaiki pengelolaan tanah untuk meningkatkan serapan S dengan mempertahankan perkolasi yang cukup (~5 mm per hari) atau dengan melakukan pengolahan tanah kering setelah panen.
   
REFERENSI:
Rice Knowledge Bank. Dobermann A, Fairhurst T. 2000. Rice: Nutrient disorders & nutrient management. Handbook series. Potash & Phosphate Institute (PPI), Potash & Phosphate Institute of Canada (PPIC) and International Rice Research Institute. 191 p. 
   
         
Informasi Lanjut
Galleri Kebun SUT
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2026 Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. Designed By JoomShaper