Defisiensi Boron (B)
Defisiensi Boron (B) mempengaruhi biosintesis dinding sel dan struktur serta integritas membran plasma. Ini menyebabkan penurunan tinggi tanaman, kematian titik tumbuh, dan perubahan warna putih dan penggulungan ujung daun.
Kekurangan boron relatif jarang terjadi terutama pada sistem padi beririgasi. Ini tidak terlalu umum pada padi, tetapi dapat terjadi pada tanah berikut:
- sangat lapuk, tanah merah asam, dan tanah sawah berpasir di Cina
- tanah masam yang berasal dari batuan beku
- tanah yang terbentuk dari sedimen laut
- tanah dengan status bahan organik tinggi
Identifikasi
- Periksa gejala pada daun. Gejala biasanya muncul pertama kali pada daun muda. Ujung daun yang muncul berwarna putih dan menggulung (mirip kekurangan Kalsium).
- Dalam kondisi parah, titik tumbuh bisa mati, tetapi anakan baru terus bermunculan.
- Tumbuhan juga mengalami penurunan tinggi.
- Ketika terinfeksi pada tahap inisiasi malai, kahat B dapat menyebabkan tanaman tidak menghasilkan malai.
- Untuk memastikan defisiensi B, bawa sampel tanah dan tanaman ke laboratorium untuk pengujian.
Meskipun jarang terjadi pada sistem padi beririgasi, defisiensi B mempengaruhi tanaman padi sepanjang siklus pertumbuhannya.










