Selamat Datang di Website Jurusan MPLKStaf Administrasi JurusanPLP-Teknisi LaboratoriumStaf Pengajar JurusanStrukur Organisasi JurusanDeskripsi Jurusan MPLKVisi dan Misi JurusanPengelola JurusanLearn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Banner UC IPM
Banner Biological Control
Banner Dirjen Pangan
Banner Diren Perkebunan
Banner Dirjen Hortikultura

Line 004

Defisiensi Fosfor (P)

Defisiensi Fosfor (P)


Defisiensi Fosfor (Phosphorus deficiency) Defisiensi fosfor (P) mempengaruhi fungsi utama dalam penyimpanan dan transfer energi tanaman. Secara khusus, mempengaruhi anakan, perkembangan akar, pe…

Toksisitas Herbisida

Toksisitas Herbisida


Toksisitas Herbisida Toksisitas herbisida menyebabkan munculnya tanaman yang buruk, kerusakan akar, dan kemungkinan whiteheads. Masalah biasanya terjadi jika produk tidak digunakan sesuai dengan…

Toksisitas Aluminium (Al)

Toksisitas Aluminium (Al)


Toksisitas Aluminium (Al) Toksisitas Aluminium (Al) dalam tanah menghambat pertumbuhan pucuk tanaman dengan menyebabkan defisiensi unsur hara Magnesium (Mg), Kalsium (Ca), dan Fosfor (P).&nb…

Defisiensi Belerang (S)

Defisiensi Belerang (S)


Defisiensi Belerang (S) Defisiensi belerang (S) mempengaruhi produksi klorofil, sintesis protein, serta fungsi dan struktur tanaman. Ini dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan dan kemata…

Find more news

Defisiensi Fosfor (Phosphorus deficiency)

Defisiensi fosfor (P) mempengaruhi fungsi utama dalam penyimpanan dan transfer energi tanaman. Secara khusus, mempengaruhi anakan, perkembangan akar, pembungaan awal, dan pematangan. Defisiensi fosfor  tersebar luas di semua ekosistem terutama ekosistem padi dan merupakan faktor pembatas pertumbuhan utama pada tanah kering-masam di mana kapasitas fiksasi P tanah seringkali besar. Tanah-tanah yang rentan terhadap kahat P termasuk jenis-jenis berikut:

  • tanah bertekstur kasar yang mengandung sedikit bahan organik dan sedikit cadangan P (misalnya, tanah berpasir di timur laut Thailand, Kamboja)
  • tanah dataran tinggi yang sangat lapuk, liat, masam dengan kapasitas fiksasi P yang tinggi (misalnya, Ultisols dan Oxisols di banyak negara)
  • tanah dataran rendah yang terdegradasi (misalnya, Vietnam Utara)
  • tanah berkapur, salin, dan sodik
  • tanah vulkanis dengan kapasitas serapan P tinggi (misalnya, Andisol di Jepang dan sebagian Sumatera dan Jawa)
  • tanah gambut (Histosol)
  • tanah sulfat masam di mana sejumlah besar Al dan Fe aktif menghasilkan pembentukan senyawa P yang tidak larut pada pH rendah

Identifikasi

Periksa di lapangan untuk gejala berikut:

  • tanaman kerdil
  • anakan (padi) berkurang
  • daun yang lebih tua sempit, pendek, sangat tegak, dan memiliki warna hijau tua yang "kotor".
  • batang tipis dan kurus dan perkembangan tanaman terbelakang

Jumlah daun, malai, dan bulir per malai juga berkurang. Daun muda mungkin tampak sehat tetapi daun yang lebih tua berubah menjadi coklat dan mati.

Juga, periksa perubahan warna:

  • daun tampak hijau pucat saat defisiensi P dan Nitrogen (N) terjadi secara bersamaan
  • warna merah dan ungu dapat timbul pada daun jika varietas tersebut cenderung menghasilkan antosianin

Secara umum, P telah diidentifikasi sebagai unsur hara yang penting bagi kesehatan akar tanaman dan menambah ketahanan tanaman terhadap keracunan besi.

Phosphor 1
phosphorus deficiency field
 Gambar 1
 Gambar-2
 Gambar-3
 Gambar-4

Keterangan Gambar: 1.  Tanaman yang kahat hara P tumbuh kerdil dan daun menjadi berwarna hijau gelap dan tegak lurus (kiri).  2.  Tanaman yang kahat hara P (sebelah kanan) menghasilkan sedikit anakan. 3. Gejala kekurangan fosfor pada tanaman tomat (courtesy UMD Extension). 4. Kekurangan fosfor pada jagung. Daun berwarna keunguan dan ujung berwarna coklat dan nekrotik. (Credit: Gregory A Luce, Universitas Missouri).

Line1 001d putih

Neraca air Lahan desa Tesbatan

Sabtu, 01 Desember 2012. Diposting oleh 

 Neraca Air TesbatanModel neraca air umumnya dikenal terdiri dari tiga model, antara lain:

  1. Model Neraca Air Umum. Model ini menggunakan data-data klimatologis dan bermanfaat untuk mengetahui berlangsungnya bulan-bulan basah (jumlah curah hujan melebihi kehilangan air untuk penguapan dari permukaan tanah atau evaporasi maupun penguapan dari sistem tanaman atau transpirasi, penggabungan keduanta dikenal sebagai evapotranspirasi).
  2. Model Neraca Air Lahan.
    Model ini merupakan penggabungan data-data klimatologis dengan data-data tanah terutama data kadar air pada Kapasitas Lapang (KL), kadar air tanah pada Titik Layu Permanen (TLP), dan Air Tersedia (WHC = Water Holding Capacity).
  3. Model Neraca Air Tanaman. Model ini merupakan penggabungan data klimatologis, data tanah, dan data tanaman. Neraca air ini dibuat untuk tujuan khusus pada jenis tanaman tertentu.

Dalam kegiatan IbM sekolah Iklim Terpadu di Tesbatan, tim telah menyusun neraca air lahan di Desa Tesbatan sebagai berikut: KLIK DISINI

Galleri Kebun SUT
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2026 Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. Designed By JoomShaper