Halaman 7 dari 13
C. Contoh Hasil Analisis Isi
|
Kategori Utama
|
Indikator (Kode)
|
Frekuensi
|
% dari Total Kode
|
Contoh Kutipan
|
|
Pengetahuan Hama
|
jenis hama, gejala serangan
|
12
|
30,0
|
“Kalau batangnya bolong dan menguning, itu biasanya ulah penggerek batang.”
|
|
Pengendalian Kimia
|
langsung semprot, pestisida kimia
|
10
|
25,0
|
“Kalau hama muncul, saya langsung semprot—biasanya langsung mati.”
|
|
Pengetahuan PHT
|
tidak tahu PHT, gabung metode
|
9
|
22,5
|
“Saya belum pernah diajar soal gabung cara-cara seperti itu.”
|
|
Akses Penyuluhan
|
penyuluh jarang, sulit konsultasi
|
6
|
15,0
|
“Kami jarang lihat penyuluh datang, jadi hanya tanya ke sesama petani.”
|
|
Tantangan Finansial
|
tidak ada modal, alat mahal
|
3
|
7,5
|
“Saya ingin coba alat semprot baru, tapi belum sanggup beli.”
|
Interpretasi dan Implikasi
Berdasarkan analisis isi (Krippendorff, 2013), topik yang paling sering muncul adalah pengetahuan jenis hama (30%) dan penggunaan pestisida kimia (25%). PHT hanya menempati porsi kecil (22,5%), menandakan pentingnya reposisi prioritas penyuluhan. Diperlukan upaya sistematis untuk meningkatkan proporsi konten edukatif berbasis ekologi agar lebih berimbang terhadap narasi dominan penggunaan kimia.


