Halaman 3 dari 13
d. Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi
Pada tahap ini, peneliti menyintesiskan hasil analisis menjadi kesimpulan akhir sekaligus menerapkan prosedur verifikasi—seperti triangulasi, member checking, dan audit trail—untuk memastikan kredibilitas, transferability, dan dependability temuan (Maxwell, 2013; Lincoln & Guba, 1985).
- Interpretasi data dilakukan melalui:
- Analisis tematik, untuk merumuskan tema dominan (Braun & Clarke, 2006).
- Analisis naratif, guna menelaah struktur kisah dan makna subjektif (Riessman, 2008).
- Analisis wacana, yang menyingkap cara bahasa membentuk realitas sosial (Fairclough, 1995).
- Kesimpulan dirumuskan dengan mempertimbangkan transferability—kemungkinan penerapan pada konteks lain—serta triangulasi sumber dan metode untuk memperkuat validitas (Maxwell, 2013).
- Verifikasi melibatkan member checking—meminta partisipan mereview temuan—dan audit trail, yakni pendokumentasian langkah‐langkah analisis untuk transparansi (Lincoln & Guba, 1985).
e. Evaluasi dan Validasi
Pada tahap evaluasi dan validasi, peneliti menilai keseluruhan proses serta temuan penelitian untuk memastikan bahwa data dikode dan diinterpretasikan secara konsisten (reliability) sekaligus dapat dipercaya (trustworthiness) melalui prosedur triangulasi, member checking, dan audit trail.
- Keandalan (reliability) diukur melalui konsistensi pengkodean dan inter-rater reliability antara peneliti (Saldaña, 2013).
- Validitas (trustworthiness) dijamin lewat:
- Credibility, dengan strategi triangulasi dan member checking.
-
- Transferability, melalui deskripsi “thick description.”
- Dependability, dengan audit trail yang rinci.
- Confirmability, memastikan kesimpulan benar-benar bersumber pada data, bukan bias peneliti (Guba & Lincoln, 1985).


