Selamat Datang di Website Jurusan MPLKStaf Administrasi JurusanPLP-Teknisi LaboratoriumStaf Pengajar JurusanStrukur Organisasi JurusanDeskripsi Jurusan MPLKVisi dan Misi JurusanPengelola JurusanLearn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Banner_Jurusan_MPLK-2025.pngLine 001

Portofolio Pengajaran

A. Mata Kuliah yang Diampu

  1. Perlindungan Tanaman Program Studi D3 Manajemen Pertanian Lahan Kering, Semester III
  2. Perlindungan Tanaman Program Studi D4 Penyuluhan Pertanian Lahan Kering, Semester III
  3. Statistika Terapan Program Studi D3 Manajemen Pertanian Lahan Kering, Semester III
  4. Aplikasi Komputer Program Studi D3 Manajemen Pertanian Lahan Kering, Semester V
  5. Kimia Program Studi D3 Manajemen Pertanian Lahan Kering, Semester II
  6. Teknik Penulisan Ilmiah Program Studi D3 Manajemen Pertanian Lahan Kering, Semester IV
Mata Kuliah Program Studi Semester
Perlindungan Tanaman  D3 Manajemen Pertanian Lahan Kering III
Perlindungan Tanaman  D4 Penyuluhan Pertanian Lahan Kering III
Statistika Terapan D3 Manajemen Pertanian Lahan Kering III
Aplikasi Komputer D3 Manajemen Pertanian Lahan Kering V
Kimia D3 Manajemen Pertanian Lahan Kering II
Teknik Penulisan Ilmiah D3 Manajemen Pertanian Lahan Kering IV

B. Silabus dan Ringkasan Materi

1. Perlindungan Tanaman

  • Ringkasan Materi:Pengenalan hama dan penyakit tanaman utama di lahan kering, teknik monitoring dan identifikasi, prinsip pengendalian hama terpadu (PHT), penggunaan pestisida nabati dan agens hayati, serta analisis ekonomi kerusakan tanaman.
  • Capaian Pembelajaran:Mahasiswa mampu mengidentifikasi masalah perlindungan tanaman dan merancang strategi PHT yang efektif dan berkelanjutan.

2. Statistika Terapan

  • Ringkasan Materi:Konsep dasar statistika deskriptif dan inferensial, teknik pengambilan sampel, analisis varians, uji-t, korelasi dan regresi, serta aplikasi software statistika untuk analisis data penelitian pertanian.
  • Capaian Pembelajaran:Mahasiswa terampil dalam mengolah dan menganalisis data penelitian menggunakan tools statistika yang relevan.

3. Aplikasi Komputer

  • Ringkasan Materi:Pengenalan sistem operasi dan software aplikasi, pengolahan kata dan spreadsheet, presentasi digital, pengelolaan database sederhana, dan pemanfaatan internet untuk penelitian.
  • Capaian Pembelajaran:Mahasiswa mahir menggunakan berbagai aplikasi komputer untuk mendukung kegiatan akademik dan penelitian.

4. Kimia

  • Ringkasan Materi:Struktur atom dan ikatan kimia, stoikiometri, kesetimbangan kimia, termokimia, elektrokimia, dan aplikasi kimia dalam sistem pertanian lahan kering.
  • Capaian Pembelajaran:Mahasiswa memahami konsep dasar kimia dan aplikasinya dalam konteks pertanian.

5. Teknik Penulisan Ilmiah

  • Ringkasan Materi: Etika penulisan ilmiah, struktur karya tulis ilmiah, teknik sitasi dan referensi, metodologi penelitian, penyusunan proposal, dan penulisan laporan penelitian.
  • Capaian Pembelajaran:Mahasiswa mampu menyusun karya tulis ilmiah yang sesuai dengan standar akademik.

C. Metodologi Pengajaran

1. Student-Centered Learning

  • Diskusi kasus: Analisis situasi nyata/simulasi untuk melatih berpikir kritis, argumentasi, dan pengambilan keputusan.
  • Problem-based learning: Pemecahan masalah kompleks melalui identifikasi isu, hipotesis, riset, dan kolaborasi.
  • Project-based learning: Perancangan proyek nyata untuk menguasai konsep akademik sekaligus mengembangkan kreativitas, manajemen waktu, dan komunikasi.

2. Integrasi Teknologi Digital

  • Pemanfaatan software statistika (SPSS, R): Analisis data akurat dan profesional.
  • Aplikasi office dan platform digital: Mendukung produktivitas akademik, kolaborasi daring, dan manajemen dokumen.
  • Pengembangan e-modul dan konten digital: Memberi akses fleksibel dan pengalaman belajar interaktif.

3. Experiential Learning

  • Praktikum lapangan untuk Perlindungan Tanaman: Observasi langsung hama, penyakit, dan teknik pengendalian.
  • Studi kasus di lahan petani: Analisis kondisi riil dan perumusan solusi praktis.

4. Pendekatan Interdisipliner

  • Integrasi konsep kimia, statistika, dan teknologi: Keterpaduan analisis laboratorium, pengolahan data, dan inovasi digital.
  • Kolaborasi lintas mata kuliah: Project terintegrasi untuk solusi kreatif dan aplikatif.

5. Penilaian Berbasis Kompetensi

  • Kombinasi penilaian teoritis dan praktik: Mengukur penguasaan konsep dan penerapan nyata.
  • Tugas proyek, presentasi, laporan penelitian: Evaluasi analisis, komunikasi, dan kerja kolaboratif.
  • Portofolio penulisan ilmiah: Menilai proses dan perkembangan keterampilan menulis akademik.

6. Pembimbingan Individual

  • Konsultasi terstruktur karya tulis ilmiah: Bimbingan ide, metodologi, dan kualitas penulisan.
  • Pendampingan penggunaan tools analisis data: Penguasaan keterampilan teknis untuk validitas penelitian.

Semua pendekatan ini membentuk sistem pembelajaran yang ilmiah, kontekstual, adaptif, dan berorientasi pada kompetensi profesional.

D. Inovasi Pengajaran

Inovasi pengajaran menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agar lebih relevan dan aplikatif. Pengembangan modul praktikum Perlindungan Tanaman memberi mahasiswa pengalaman langsung dalam mengenali hama dan penyakit serta teknik pengendaliannya. Integrasi analisis data penelitian nyata dalam Statistika Terapan melatih mahasiswa mengolah dan menafsirkan data dengan software statistika sehingga hasil pembelajaran lebih kontekstual. Pembimbingan publikasi ilmiah mahasiswa melalui Teknik Penulisan Ilmiah mendorong lahirnya karya akademik yang berkualitas dan siap dipublikasikan. Sementara itu, pengembangan konten digital dan website pembelajaran memperluas akses belajar, menyediakan materi interaktif, dan mendukung pembelajaran mandiri. Dengan kombinasi ini, inovasi pengajaran tidak hanya memperkuat kompetensi akademik, tetapi juga menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia profesional.

  • Pengembangan modul praktikum Perlindungan Tanaman
  • Integrasi analisis data penelitian nyata dalam Statistika Terapan
  • Pembimbingan publikasi ilmiah mahasiswa melalui Teknik Penulisan Ilmiah
  • Pengembangan konten digital dan website pembelajaran

E. Pengembangan Konten Digital

1. Situs Pembelajaran Mata Kuliah.  Pengembangan konten digital dilakukan melalui integrasi Website Jurusan MPLK dan LMS e-Learning untuk setiap mata kuliah utama, sehingga mahasiswa dapat mengakses materi secara terstruktur dan interaktif:

Dengan sistem ini, setiap mata kuliah memiliki ekosistem digital yang mendukung aksesibilitas, kolaborasi, dan kemandirian belajar mahasiswa.

2. Basis Data Organisme Pengganggu Tanaman. Pengembangan basis data ini bertujuan menyediakan informasi terstruktur mengenai berbagai jenis organisme pengganggu tanaman yang relevan dengan bidang pertanian. Konten digital mencakup:

Dengan basis data ini, mahasiswa dan dosen dapat mengakses informasi komprehensif untuk mendukung praktikum, penelitian, dan pengembangan strategi pengendalian hama terpadu.

3. Basis Data Musuh Alami. Basis data ini dikembangkan untuk mendukung pembelajaran dan penelitian terkait pengendalian hayati dengan dokumentasi komprehensif:

  • Predator Hama: mencakup spesies pemangsa serangga atau organisme pengganggu tanaman, beserta peran ekologisnya.
  • Parasitoid Hama: data tentang serangga parasitoid yang menyerang hama spesifik, siklus hidup, dan efektivitasnya.
  • Patogen Hama: informasi mengenai jamur, bakteri, atau virus yang dapat melemahkan atau mematikan hama pertanian.
  • Referensi Tambahan: kumpulan literatur, jurnal, dan sumber digital untuk memperkaya pengetahuan tentang musuh alami.
  • Pemakan Gulma: dokumentasi organisme yang berperan dalam menekan populasi gulma penting di lahan pertanian.

4. Informasi Pertanian (Infotani). Pengembangan konten digital juga mencakup penyediaan Informasi Pertanian (Infotani) yang dapat diakses melalui Website Jurusan MPLK. Konten ini berisi materi praktis dan aplikatif yang mendukung kegiatan budidaya pertanian, antara lain:

  • Pestisida Nabati: informasi bahan alami, cara pembuatan, dan efektivitasnya dalam pengendalian hama.
  • Pengendalian Hama Terpadu (PHT): strategi integratif untuk menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.
  • Pupuk dan Pemupukan: jenis pupuk, teknik aplikasi, serta rekomendasi dosis sesuai kebutuhan tanaman.
  • Pestisida dan Aplikasinya: panduan penggunaan pestisida kimia secara tepat, aman, dan berkelanjutan.
  • Informasi Budidaya Pertanian Lainnya: materi tambahan terkait teknik budidaya, inovasi teknologi, dan praktik lapangan.

Dengan adanya Infotani, mahasiswa dan dosen memperoleh sumber belajar yang terintegrasi, mudah diakses, serta relevan dengan kebutuhan praktis di lapangan.