B. Modus (Mode)
Modus atau disingkat dengan ”Mo” ialah nilai dari beberapa data yang mempunyai frekuensi tertinggi baik data tunggal maupun data yang berbentuk distribusi frekuensi, atau dengan kata lain, modus adalah nilai yang sering muncul dalam kelompok data.
Modus Data Tunggal
Menghitung modus data tunggal dilakukan dengan sangat sederhana, yaitu mencari nilai yang sering muncul (muncul paling banyak) di antara sebaran data.
Contoh Soal:
Diketahui nilai UAS Statistika 10 mahasiswa adalah: 40, 60, 60, 65, 72, 60, 70, 60, 80, dan 90. Berapakah modus dari nilai UAS pelajaran Statistika tersebut?
Penyelesaian:
Dari ke-10 nilai Statistika tersebut, yang paling banyak muncul yaitu nilai 60 (muncul sebanyak 4 kali). Dengan demikian, modus dari nilai UAS pelajaran Statistika tersebut adalah 60.
Modus Data Kelompok
Perhitungan modus data berbentuk kelompok (distribusi frekuensi) menggunakan rumus sebagai berikut:
Contoh:
Nilai Ujian Kimia 23 Orang Mahasiswa adalah seperti pada tabel berikut:
| No | Nilai Interval | Frekuensi |
| 1 | 45 – 51 | 1 |
| 2 | 52 – 58 | 1 |
| 3 | 59 – 65 | 3 |
| 4 | 66 – 72 | 9 |
| 5 | 73 – 79 | 6 |
| 6 | 80 – 86 | 3 |
| Jumlah | 23 |
Berapakah modus dari nilai kimia data kelompok tersebut?
Penyelesaian:
- Mencari interval kelas yang mengandung nilai modus (fmo), yaitu 9.
- Berdasarkan soal pada tabel di atas maka interval kelas yang memiliki frekuensi terbanyak adalah pada interval kelas ke-4, yaitu 66 ─ 72 dengan frekuensi (fmo) = 9.
- Mencari batas bawah interval kelas modus (nilai Bmo)
- Bmo = Ujung Bawah Kelas Modus – 0.5 = 66 – 0.5 = 65.5
- Mencari panjang interval kelas modus (Pmo)
- Pmo = (Ujung atas kelas Modus – Ujung bawah kelas Modus) + 1 = (72 - 66) + 1 = 7
- Pmo = (Ujung atas kelas Modus – Ujung bawah kelas Modus) + 1 = (72 - 66) + 1 = 7
- Menentukan Nilai fsb = 3
- Menetukan Nilai fsd = 6
- Mencari nilai F1:
- Mencari nilai F2:
- Menghitung Nilai Modus:
- Kesimpulan: Jadi, nilai modus untuk nilai ujian Kimia mahasiswa MSDH Politani Kupang Angkatan 2007-2008 adalah: 70,17


