Selamat Datang di Website Jurusan MPLKStaf Administrasi JurusanPLP-Teknisi LaboratoriumStaf Pengajar JurusanStrukur Organisasi JurusanDeskripsi Jurusan MPLKVisi dan Misi JurusanPengelola JurusanLearn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Banner_Jurusan_MPLK-2025.pngLine 001

Kegiatan PKM Prodi MPLK di Desa Fatukanutu - 2017

Pemanfaatan Teknologi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dalam Budidaya Tanaman Hortikultura

PKM MPLK 001

Fatukanutu merupakan salah satu desa penghasil beberapa komoditas hortikultura baik sayur-sayuran maupun buah-buahan semusim, yang umumnya ditanam setelah panen padi dan jagung. Hasil produksi komoditi pertanian di desa ini bernilai ekonomis tinggi dan permintaan pasar terhadap komoditas tersebut terus meningkat. Akan tetapi sampai saat ini, petani di Desa Fatukanutu belum mampu memenuhi permintaan tersebut karena masih rendahnya produksi komoditas yang diusahakan.  Masalah yang selalu muncul dalam proses produksi tanaman hortikultura adalah adanya gangguan hama yang kadang-kadang infestasinya diluar dugaan. Sampai saat ini ada 14 jenis hama penting yang dilaporkan menyerang tanaman hortikultura di lapangan. Hama penting pada tanaman hortiklutura, khususnya pada tanaman tomat dan cabe, antara lain: trips (Thrips parvispinus Karny), kutudaun persik (Myzus persicae Sulz.), tungau teh kuning (Polyphagotarsonemus latus Banks.), ulat buah (Helicoverpa armigera Hubn.), ulat grayak (Spodoptera litura F.), kutu kebul (Bemisia tabaci Genn.), lalat buah (Bactrocera dorsalis Hendel), wereng kapas (Empoasca sp), gangsir (Brachytrypes portentotus Licht.), anjing tanah (Gryllotalpa africana Pal.), ulat tanah (Agrotis ipsilon Hufn.), uret (Phyllophaga spp), ulat bawang (Spodoptera exigua Hubn.), dan lalat pengorok daun (Liriomyza huidobrensis Blanchard).

Kegiatan PKM Prodi MPLK di Desa Tesbatan - 2016

Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) dalam Budidaya Tanaman Sayuran dan Padi di Dataran Tinggi Tesbatan Desa Tesbatan-2 Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang

Tesbatan merupakan salah satu desa penghasil beberapa komoditas hortikultura seperti kol, kol kembang, tomat, terung, ketimun dan bawang putih yang berlokasi di wilayah Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. Komoditi pertanian yang diusahakan di desa ini bernilai ekonomis tinggi dan permintaan pasar terhadap komoditas tersebut terus meningkat. Akan tetapi sampai saat ini, petani di Tesbatan belum mampu memenuhi permintaan tersebut  karena masih rendahnya produksi komoditas yang diusahakan, dimana rata-rata produksi hortikultura masih sangat rendah dibandingkan dengan produksi optimum yang dapat dicapai. Produksi kol berkisar 11,4ton/ha, kol kembang 15 ton/ha, tomat 9 ton/ha, ketimun 16,6 ton/ha dan bawang putih 2,7 ton/ha (Ratu Rihi et al., 2007). Jika dikelola dengan baik, produksi optimum untuk kol dapat mencapai adalah 86 ton/ha, tomat 74 ton/ha, ketimun 49 ton/ha, dan bawang putih 74 ton/ha (Novizan, 2007).

Salah satu faktor yang mempengaruhi produksi tanaman adalah serangan organisme penganggu tanaman.  Serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) dipengaruhi oleh perkembangan OPT, ketersediaan inang, faktor lingkungan dan manusia atau petani pengelolanya. Dalam PHT (Pengendalian Hama Terpadu), pengendalian OPT pada dasarnya memanipulasi agroekosistem sedemikian rupa sehingga tidak cocok untuk perkembangan OPT tetapi mendorong faktor lain yang menghambat perkembangan OPT. Semakin luas hamparan atau kawasan pertanaman yang dikelola secara benar, kondisi agroekosistem akan makin stabil. Semakin luas hamparan yang dengan pengolahan PHT yang benar akan semakin nampak atau terasa pengaruhnya terhadap pertumbuhan OPT. Pemasyarakatan PHT melalui SLPHT, biasanya lebih ditekankan pada pemahaman petani tentang PHT. Sehubungan dengan itu, maka perlu dilaksanakan SLPHT kepada petani karena sampai saat ini PHT belum diterapkan dengan sungguh-sungguh dan benar.




Galleri Kebun SUT
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2026 Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. Designed By JoomShaper