Selamat Datang di Website Jurusan MPLKStaf Administrasi JurusanPLP-Teknisi LaboratoriumStaf Pengajar JurusanStrukur Organisasi JurusanDeskripsi Jurusan MPLKVisi dan Misi JurusanPengelola JurusanLearn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Banner_Jurusan_MPLK-2025.pngLine 001

HAMA PUTIH PALSU

Hama Putih Palsu dan Gejala Serangan

Hama putih palsu jarang menjadi hama utama padi. Serangannya menjadi berarti bila kerusakan pada daun pada fase anakan maksimum dan fase pematangan mencapai >50%. Kerusakan akibat serangan larva hama putih palsu (Gambar D) terlihat dengan adanya warna putih pada daun di pertanaman (Gambar B & C). Larva (Gambar D) makan jaringan hijau daun dari dalam lipatan daun meninggalkan permukaan bawah daun yang berwarna putih (Gambar C).

Tanda pertama adanya infestasi hama putih palsu adalah kehadiran ngengat berwarna kuning coklat yang memiliki 3 buah pita hitam dengan garis lengkap atau terputus pada bagian sayap depan (Gambar A). Pada saat beristirahat, ngengat  berbentuk segi tiga (Gambar A).

Pengendalian Hama Putih Palsu

  1. Membersihkan rumput sekitarnya agar tidak menjadi tempat persembunyian ulat dan ngengat
  2. Hindari penggunaan pupuk nitrogen (Urea) yang berlebihan
  3. Bongkar dan bakar tunggul jerami
  4. Insektisida digunakan jika:  Intensitas serangan pada tanaman tua (primodia-berbunga) lebih dari 45%. Gunakan  insektisida berbahan aktif fipronil atau karbofuran. Jangan menggunakan insektisida sampai tanaman berumur 30 hari setelah tanam pindah atau 4 hari sesudah sebar benih karena tanaman padi yang terserang pada fase ini dapat pulih apabila air dan pupuk dikelola dengan baik.

Gejala Kerusakan

  1. Daun terlipat membujur dan larva tetap di dalam.
  2. Larva mengikis jaringan fairway daun dan tumbuh menjadi putih dan kering.
  3. Selama infestasi kritis, seluruh bidang menunjukkan penampilan hangus keputihan.

Cnaphalocrocis medinalis10

Sifat Kerusakan

Daun tanaman diamati terlipat, tergulung, dan terus-menerus berselaput bersama dengan bercak putih di atasnya yang menunjukkan ruang yang dialiri oleh ulat. Saat daun terlipat seperti itu dibuka, larva juga bisa terlihat.

Cnaphalocrocis medinalis11

Identifikasi hama

  • Telur: Bentuknya pipih, lonjong dan berwarna putih kekuningan.
  • Larva: Tembus kehijauan, pelindung prothoracic tepat di apikal dan membulat ke samping.
  • Kepompong: Durasi kepompong adalah 7 hingga 10 hari.
  • Dewasa : Ngengat memiliki sayap berwarna kuning kecoklatan dengan banyak garis bergelombang gelap di tengah dan pita gelap di tepi sayap.

Strategi Manajemen

Metode Budaya:

  1. Gunakan varietas tahan.
  2. Jaga kebersihan pematang dengan memotongnya dan singkirkan rumput liar.
  3. Hindari penggunaan pupuk nitrogen yang berlebihan.
  4. Hindari penggunaan butiran karbofuran (atau) phorate untuk mengawasi kemunculan hama.
  5. Pemotongan daun yang terserang.
  6. Penggunaan tali untuk mengeluarkan larva pemakan daun dari map daun.
  7. Buka lipatan daun dengan bantuan ranting berduri.

Cnaphalocrocis medinalis12

Metode Kimia

  1. ETL : 10% luka daun pada ruas vegetatif dan 5% luka daun bendera saat berbunga.
  2. Populasi harus diperkirakan atas dasar pengawasan yang hati-hati dan umum.
  3. Ketika musuh herbal folder daun disediakan, perangkat lunak tindakan kimia juga dapat ditunda atau diberikan.
  4. Pada tahap awal, batasi penyemprotan hanya pada tambalan yang terinfestasi. Kotak itu juga bisa disemprot seluruhnya jika infestasi terjadi secara merata.

Semprotkan salah satu dari yang berikut sesuai dengan ETL

Fenitrothion 50 EC 1000 ml/ha (atau) Monocrotophos 36 SL 1000 ml/ha (atau) Phosalone 35 EC 1500 ml/ha (atau) Quinalphos 25 EC 1000 ml/ha (atau) Dichlorvos 76 WSC 250 ml/ha (atau) Phosphamidon 40 SL 600 ml/ha (atau) Chlorpyriphos 20 EC 1250 ml/ha (atau) Carbaryl 50 WP 1,0 kg/ha (atau) Fenthion 100 EC 500 ml/ha (atau) Profenophos 50 EC 1000 ml/ha.

Metode Biologis

  1. Pelepasan Trichogramma chilonis (Parasitoid Telur) 3 kali pada tanggal 37, 44 dan 51 HST @ 5 cc(1 lakh telur parasitoid)/ha/bebas.
  2. Lepaskan kartu remi telur di dalam kotak sepanjang pagi.
  3. Ikat kartu remi telur di bawah permukaan daun melewati luar.
  4. Hindari penyemprotan bahan kimia 3 hari lebih awal dari dan hingga tujuh hari setelah membuka kotak kartu telur.

Musuh dan predator alami

Cnaphalocrocis medinalis13

Cnaphalocrocis medinalis14

Metode Perangkap

  • Siapkan perangkap lembut untuk menarik dan membunuh ngengat. Siapkan satu umpan lembut untuk setidaknya lima ha.
  • Siapkan tempat bertengger unggas (40 hingga 50/ha) Burung Pemakan Serangga di segmen vegetatif tanaman.
  • Pantau melalui perangkap fermon (@ 10 hingga 12/ha untuk tindakan pengaturan yang tepat waktu. Ubah perangkap pada periode 15-20 hari.

Cnaphalocrocis medinalis15

Informasi Lanjut:




Galleri Kebun SUT
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2025 Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. Designed By JoomShaper