Halaman 2 dari 3
Alat dan Bahan
Tabung reaksi; pipet ukur; penangas air; gelas ukur; cawan porselin; pemanas; labu ukur; erlenmeyer; pipet tetes; telur; aquadest; alkohol 95%; asam asetat; tembaga sulfat; fec13 ; agno3; ninhidrin; kertas lakmus merah.
Prosedur Praktikum
![]() |
![]() |
![]() |
| Gambar 1. Denaturasi Protein | Gambar 2. Tes Biuret | Gambar 3. Reaksi Xantoprotein |
Kegiatan 1. Denaturasi Protein
- Perhatikan Gambar 1.
- Larutkan protein (albumin/putih telur) dalam aquadest. Amati apakah protein tersebut larut atau tidak. Catatlah hasilnya dalam tabel pengamatan.
- Ambil albumin kemudian panaskan sampai terjadi gumpalan pada cawan porselin kemudian dinginkan.
- Larutkan protein tersebut dalam air. Apakah gumpalan protein tersebut larut atau tidak.
- Tambahkan alkohol (etanol) 95% dalam albumin atau protein. Amati perubahan yang terjadi.
- Apa kesimpulan percobaan anda?
Kegiatan 2. Test Biuret
- Perhatikan Gambar 2.
- Ambil 2 mL larutan putih telur dan tambahkan HNO3 pekat kemudian panaskan hati-hati.
- Setelah dingin tambahkan NaOH 6 M dan tambahkan CuSO4 1%.
- Amati dan catat perubahan yang terjadi.
- Apakah kesimpulan anda?
Kegiatan 3. Reaksi Xantoprotein
- Perhatikan Gambar 3.
- Masukkan 2 mL larutan putih telur ke dalam gelas kimia.
- Tambahkan HNO3 pekat dan panaskan dengan hati-hati.
- Setelah dingin tambahkan NaOH 6 M sambil dikocok.
- Amati dan catat perubahan warna yang terjadi.
- Apa kesimpulan anda?
![]() |
![]() |
![]() |
| Gambar 4. Pengendapan dengan Garam | Gambar 5. Tes Ninhidrin | Gambar 6. Tes Nitrogen |








