Prodi PTPLK Politani Kupang Gelar Rapat Perdana, Bahas Strategi Promosi hingga Riset Lahan Kering
Kupang, 7 Mei 2026 – Program Studi Pengelolaan dan Teknologi Pertanian Lahan Kering (PTPLK), Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang, menggelar rapat perdana pada hari ini, Kamis (7/5). Rapat yang dipimpin langsung oleh Koordinator Program Studi, Alfred Umbu Kuala Ngaji ini, dihadiri oleh enam orang dosen dan menjadi tonggak awal penyusunan fondasi akademik prodi yang baru.

Sejumlah agenda strategis dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari strategi promosi untuk menjaring mahasiswa baru, kesiapan materi perkuliahan, penyusunan tata tertib, hingga penetapan arah penelitian yang khas.
Terkait strategi promosi, disepakati bahwa penjaringan calon mahasiswa akan digencarkan melalui pengoptimalan jejaring alumni, staf pengajar, dan pimpinan jurusan. Apabila memungkinkan, kunjungan langsung ke daerah asal staf pengajar juga akan dilakukan. Di era digital, prodi ini akan memaksimalkan penggunaan media sosial dengan melibatkan para dosen muda yang melek teknologi. Keputusan ini diambil menimbang respons positif dari kegiatan promosi sporadis yang telah dilakukan sebelumnya.
Dalam hal kesiapan akademik, rapat menekankan pentingnya Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan modul ajar telah rampung sebelum perkuliahan dimulai. Untuk itu, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) akan segera didistribusikan dan diselaraskan oleh tim dosen. RPS yang disusun juga akan disinkronkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sesuai dengan tanggungan yang diemban Politani Kupang. Guna menunjang proses pembelajaran, rapat juga mengusulkan penambahan staf pengajar baru di bidang Mekatronik serta pengadaan tenaga administrasi yang menguasai teknologi digital.
Guna menjamin kelancaran penyelenggaraan pendidikan, penyusunan tata tertib dan Standar Operasional Prosedur (SOP) disepakati untuk segera dibuat. Aturan tersebut akan mengacu pada regulasi akademik yang lebih tinggi dan mengedepankan prinsip kekeluargaan terbatas. Hal ini ditekankan agar setiap perbedaan pendapat dapat diselesaikan secara internal dan tidak dibawa ke ruang publik seperti media sosial.
Memasuki pembahasan riset, Prodi PTPLK menegaskan identitasnya pada pertanian lahan kering. Rencana Induk Penelitian (RIP) Prodi akan disusun dengan mengacu pada RIP Politani namun dengan kekhasan spesifik. Seluruh proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat diwajibkan melibatkan staf prodi demi mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Sementara itu, penelitian untuk mahasiswa akan difokuskan pada kegiatan eksperimen yang selaras dengan visi dan misi prodi. Sebagai penunjang operasional, rapat juga mempertimbangkan pembentukan kas prodi serta pembaruan proposal pengembangan secara berkelanjutan.
Rapat perdana ini menegaskan komitmen Prodi PTPLK Politani Kupang untuk membangun sistem pendidikan tinggi vokasi yang kuat, terukur, dan berkelanjutan, serta berkontribusi nyata bagi pengembangan pertanian di wilayah lahan kering.
"Di atas tanah kering yang retak, Prodi PTPLK menanamkan doa dan kerja. Bukan sekadar menyemai benih ilmu, tetapi juga merajut harapan agar gersang berubah menjadi hijau, dan dari batu-batu keras lahan timbul mata air inovasi yang tak pernah kering."
