CAPAIAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI
Lulusan Program Studi D-IV Pengelolaan & Teknologi Pertanian Lahan Kering (PTPLK) dibekali dengan capaian pembelajaran yang terstruktur dan terintegrasi, meliputi sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus. Kesemuanya dirancang untuk membentuk tenaga vokasi yang kompeten, inovatif, berkarakter Pancasila, serta siap menghadapi tantangan pertanian lahan kering secara mandiri dan berkelanjutan.
Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi D-IV Pengelolaan Pertanian Lahan Kering
- Mampu mengidentifikasi dan memetakan karakteristik lahan kering melalui penerapan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu dan terukur sebagai dasar keilmuan pengelolaan pertanian lahan kering dan berkarakter Pancasila.
- Mampu mengevaluasi karakteristik lahan kering dan menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur dengan menguasai prinsip dasar dan prosedural dalam penerapan pengelolaan pertanian lahan kering dilandasi iman dan takwa.
- Mampu mengelola komoditas lahan kering berdasarkan penguasaan konsep teoritis dan praktik dalam pengelolaan lahan kering yang berkelanjutan, beriman dan bertakwa, serta berakhlak mulia.
- Menguasai konsep teoritis prosedural dan operasional kerja sistem usahatani terpadu dalam pengusahaan lahan kering dilandasi iman dan takwa.
- Menguasai konsep teoritis prosedural dan operasional kerja manajemen air pertanian termasuk instrumentasi dan perangkat elektronik pertanian dalam pengelolaan pertanian lahan kering dilandasi akhlak dan berkarakter nilai-nilai Pancasila.
- Menguasai konsep teoritis prosedural dan operasional kerja manajemen usahatani termasuk manajemen pemasaran, kewirausahaan, dan evaluasi proyek berlandaskan iman dan takwa.
- Menguasai konsep teoritis prosedural dan operasional kerja survei, pemetaan, dan evaluasi lahan termasuk sistem informasi geografis dan pemodelan kuantitatif dan valuasi ekonomi sesuai karakter Pancasila.
- Menguasai konsep teoritis dan prosedur teknologi budidaya tanaman lahan kering serta merencanakan, mengorganisasi, mengawasi dan mengevaluasi kegiatan pengusahaan lahan kering secara terpadu dalam sebuah sistem berlandaskan iman dan takwa.
- Menguasai konsep teoritis dan prosedur penerapan pendekatan masyarakat dalam pengelolaan pertanian lahan kering termasuk analisis sistem, komunikasi, dan kepemimpinan partisipatif.
- Menguasai konsep teoritis dan pelaksanaan penanganan dan pengolahan hasil pertanian unggulan daerah serta inovasi pengolahan hasil produk unggulan pertanian lahan kering.
- Menguasai konsep teoritis dan pelaksanaan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi serta merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi kegiatan penyebaran informasi teknologi dilandasi iman, takwa, berakhlak dan berkarakter nilai-nilai Pancasila.
A. Sikap
- Beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, mampu dan mandiri untuk menerapkan, mengembangkan, menemukan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, serta secara aktif mengembangkan potensinya.
B. Pengetahuan
- Menguasai konsep teoritis dasar biologi, kimia sains, fisika sains, karakteristik pertanian lahan kering, agroklimatologi lahan kering, ekofisiologi tanaman lahan kering, agronomi, ilmu peternakan dasar, sistem usahatani terpadu, sebagai dasar keilmuan Pengelolaan Pertanian Lahan Kering.
- Menguasai prinsip dasar dan prosedural matematika, statistika, aplikasi komputer, desain penelitian dan analisis data, academic writing, serta teknologi pertanian digital dalam penerapan pengelolaan pertanian lahan kering.
- Menguasai konsep teoritis dasar dan praktik tanah dalam neksus pertanian lingkungan, pertanian organik, agriculture and environmental ethics, manajemen risiko untuk pengelolaan lingkungan dan limbah dalam pengelolaan lahan kering yang berkelanjutan.
- Menguasai konsep teoritis prosedural dan operasional kerja sistem usahatani terpadu termasuk pengendalian hama terpadu.
- Menguasai konsep teoritis prosedural dan operasional kerja manajemen air pertanian termasuk instrumentasi dan perangkat elektronik pertanian.
- Menguasai konsep teoritis prosedural dan operasional kerja manajemen usahatani termasuk manajemen pemasaran, kewirausahaan, dan evaluasi proyek.
- Menguasai konsep teoritis prosedural dan operasional kerja survei, pemetaan, dan evaluasi lahan termasuk sistem informasi geografis dan pemodelan kuantitatif dan valuasi ekonomi.
- Menguasai konsep teoritis dan prosedur teknologi budidaya tanaman lahan kering termasuk teknologi budidaya tanaman tanpa tanah, teknologi kesuburan dan pemupukan, teknik pertanian, sistem peternakan lahan kering, pengelolaan tanaman perkebunan, dan agroforestry.
- Menguasai konsep teoritis dan prosedur penerapan pendekatan masyarakat dalam pengelolaan pertanian lahan kering termasuk sosiologi pedesaan, analisis sistem, komunikasi dan penyuluhan pertanian, serta kepemimpinan partisipatif.
- Menguasai konsep teoritis dan pelaksanaan pengolahan hasil pertanian unggulan daerah, termasuk teknologi penanganan hasil pertanian.
- Menguasai konsep teoritis dan pelaksanaan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan penyuluhan.
C. Keterampilan Umum
- Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan.
- Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur.
- Mampu mengkaji kasus penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya dalam rangka menghasilkan prototipe, prosedur baku, desain atau karya seni.
- Mampu menyusun hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.
- Mampu mengambil keputusan secara tepat berdasarkan prosedur baku, spesifikasi desain, persyaratan keselamatan dan keamanan kerja dalam melakukan supervisi dan evaluasi pada pekerjaannya.
- Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja sama dan hasil kerja sama di dalam maupun di luar lembaganya.
- Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya.
- Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri.
- Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.
- Mampu berkomunikasi secara efektif dan efisien.
D. Keterampilan Khusus
- Mampu mengidentifikasi karakteristik lahan kering.
- Mampu mengevaluasi dan memetakan karakteristik lahan kering.
- Mampu mengelola tanaman pangan, tanaman perkebunan, tanaman kehutanan dan ternak di lahan kering.
- Mampu merencanakan, mengorganisasi, mengawasi dan mengevaluasi kegiatan pengusahaan lahan kering secara terpadu dalam sebuah sistem.
- Mampu menerapkan teknologi digital dalam pengelolaan pertanian lahan kering.
- Mampu melakukan inovasi penanganan pasca panen produk pertanian lahan kering.
- Mampu melakukan inovasi pengolahan hasil produk unggulan pertanian lahan kering.
- Mampu menganalisis usahatani produk pertanian dengan menggunakan metode Bisnis Model Canvas (BMC), kelayakan usaha (BEP, R/C, ROI), Smart Bisnis Map (SBM).
- Mampu menganalisis segmentasi pasar produk pertanian lahan kering melalui metode riset pemasaran berdasarkan perilaku konsumen mencakup budaya, demografis, psikologis dan geografis.
- Mampu menganalisis manajemen risiko dengan menerapkan teknologi media pemasaran meliputi konvensional, digital marketing dalam bidang agribisnis dan agroindustri kopi.
- Mampu merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi kegiatan penyebaran informasi teknologi melalui penyuluhan pertanian.
Dengan capaian pembelajaran yang komprehensif ini, lulusan Program Studi P2LK diharapkan tidak hanya menguasai aspek teknis pertanian lahan kering, tetapi juga memiliki sikap unggul, kemampuan analisis, serta keterampilan sosial dan kewirausahaan yang dibutuhkan di dunia kerja maupun usaha mandiri.
