Selamat Datang di Website Jurusan MPLK•Staf Administrasi Jurusan•PLP-Teknisi Laboratorium•Staf Pengajar Jurusan•Strukur Organisasi Jurusan•Deskripsi Jurusan MPLK•Visi dan Misi Jurusan•Pengelola Jurusan•Learn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)

Prof.pngProf. Dr. Ir. Rupa Matheus, M.Si

Adalah lulusan program magister (M.Si.) dan doktor (Dr.) yang telah menyelesaikan pendidikan profesornya di bidang pertanian. Beliau saat ini menjabat sebagai Guru Besar dengan pangkat Pembina Utama Muda (IV/c) di Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Pengangkatan sebagai guru besar merupakan pengakuan tertinggi terhadap kompetensi dan kontribusinya dalam dunia akademik, khususnya di bidang pertanian lahan kering.

Selengkapnya tentang: Prof. Dr. Ir. Rupa Matheus, M.Si

Line 004

JENIS-JENIS PESTISIDA

    1. Insektisida, yaitu pestisida yang digunakan untuk mengendalikan insekta (serangga). Contohnya: VORTEX 30 EC; KRISTAL 50 SP; KURATERBANG 3,3 GR; KETAVE 100 SL; KEYROLE 50 WG; QIUDOR 25 WP; PROVIDE-X 21/45 SC;  VISTA 400 SL; PREZA 100 OD; PORSELEN 5 SG;  dan lain-lain.
    2. Fungisida, yaitu pestisida yang digunakan untuk mengendalikan fungi (cendawan atau jamur). Contohnya: 
    3. Rodentisida, yaitu pestisida yang digunakan untuk mengendalikan binatang pengerat atau tikus. Contohnya: Klerat RMB, Racumin, Warfarin, Ratak, Ratikus, Ratikan, Ramortal, dan lain-lain.
    4. Nematisida, yaitu pestisida yang digunakan untuk mengendalikan nematoda. Contohnya: Nemacur, Furadan, Basamid G, Temik 10 G, dan lain-lain.
    5. Moluskisida, yaitu pestisida yang digunakan untuk mengendalikan molluska atau siput. Contohnya: Morestan, Brestan 60, Metalde-hyde, Metadex, dan lain-lain.
    6. Akarisida, yaitu pestisida yang digunakan untuk mengendalikan akarina atau tungau. Contohnya: Kelthane MF, Trithion 4 E, Per-fekthion 40 EC, dan lain-lain.
    7. Herbisida, yaitu pestisida yang digunakan untuk mengendalikan herba atau gulma. Contohnya: Nabu 187 EC, Gramoxone, Basfapon, 85 SP, Goal 2 E, Rumpas 120 EW, Polaris 240 AS, dan lain-lain.
    8. Bakterisida, yaitu pestisida yang digunakan untuk mengendalikan bakteri. Contoh: PUANORIS 60 SP, STARNER 20 WP, BACTOCYN 150 AL, dan lain-lain
    9. Atraktan (attractant) atau zat penarik serangga, yaitu senyawa kimia yang mempunyai daya tarik terhadap serangga karena menyukai aromanya. Manfaat Atraktan ini sebagai perangkap dan pembasmi serangga atau binatang lain. 
    10. Repelen (repellent) atau zat pengusir/ penolak serangga adalah zat atau senyawa kimia yang membuat serangga (dan artropoda pada umumnya) tidak mendekati obyek sasarannya. Beberapa penolak serangga adalah insektisida, tetapi kebanyakan hanya mencegah serangga untuk mendekat dan membuat pergi menjauhi tanaman atau obyek sasarannya.
    11. Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) adalah suatu senyawa organik yang berfungsi mempengaruhi proses fisiologis pada tanaman. Pada dasarnya setiap tanaman memproduksi sendiri hormon (endogen) untuk pertumbuhannya secara alami tetapi terkadang tidak maksimal. Sehingga dibutuhkan ZPT yang dibuat secara organik untuk memicu pertumbuhan tanaman dari luar (exogen).

DAFTAR & PENGELOMPOKAN PESTISIDA YANG BEREDAR DI INDONESIA

Galleri Kebun SUT
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2026 Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. Designed By JoomShaper