Halaman 2 dari 2
Alat dan Bahan
Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan praktikum ini adalah: Tabung reaksi; gelas ukur; gelas kimia; Kertas saring atau krus gooch; Neraca atau timbangan; Blender atau mortal; Labu ukur; Erlenmeyer; Pipet tetes; Pengaduk dan lain-lain; Vitamin A dan C; Minyak atau lemak; Produk-produk pertanian sumber vitamin C; Larutan Amilum 1%; Larutan Standar Iod 0.01 N; Aquadest; Dan lain-lain.
Prosedur Praktikum
Kelarutan Vitamin
- Larutkan masing-masing vitamin pada lemak dan air.
- Aduk larutan tersebut kemudian amati apakah vitamin tersebut larut atau tidak.
Penentuan Kadar Vitamin C dan Titrasi Iodium
- Timbang 200-300 gram bahan dan hancurkan dalam waring blender sampai diperoleh slurry.
- Timbang 10-30 gram Slurry masukkan ke dalam labu takar 100 mL dan tambahkan aquadest sampai tanda batas. Saring dengan kurs gooch atau sentrifug untuk memisahkan filtratnya.
- Ambil 5-25 mL filstrat dengan pipet dan masukkan ke dalam Erlenmeyer 125 mL. Tambahkan 2 mL amilum 1 % (Soluble starch) dan Tambahkan 2 mL aquadest kalau perlu.
- Lakukanlah titrasi dengan 0.01 N Iodium. Buatlah sebanyak 3 ulangan
- Hitunglah kadar vitamin C dengan ketentuan bahwa setiap satu milliliter iodium sama dengan 0,88 mg asam askorbat (vitamin C).
- Pertanyaan
- Sebutkan 6 jenis vitamin yang ada. Jelaskan sifat serta peranan dan fungsi dari masing-masing vitamin tersebut
- Dari keenam jenis vitamin tersebut, coba saudara golongkan berdasarkan sifat kelarutannya.


