Parasitoid Kutu Psyllid Bluegum
Identifikasi
Kehadiran parasitoid ini paling mudah dikenali dengan munculnya inang yang berkerak dan bengkak (mumi). Beberapa hari setelah makan di dalam sebagai larva, parasitoid menyebabkan nimfa psyllid menjadi mumi. Setelah menjadi kepompong dan menjadi dewasa, tawon meninggalkan lubang melingkar di psyllid yang terbunuh dan jadi mumi.
P. pilosus dewasa panjangnya sekitar 1/25 inci (1 mm) dengan kepala biru kehijauan tua dan perut serta dada kehitaman. Telur, larva, dan pupa tersembunyi di dalam pysillid inangnya. Telur dan pupa berbentuk lonjong dan larva seperti belatung. Telur dan larva berwarna keputihan seperti pupa muda. Seiring bertambahnya usia, pupa menghitam dan mengembangkan pelengkap berbeda yang terlipat di tubuh.
Daur hidup
Psylaephagus pilosus berkembang melalui 4 tahap kehidupan: telur, larva, pupa, dan dewasa. Betina dewasa meletakkan telur dalam nimfa psyllid. Tawon betina dewasa dapat hidup selama beberapa bulan dan selama hidupnya bertelur rata-rata sekitar 126 telur.
Larva tawon yang menetas hidup di dalam psyllid, memakan isi tubuhnya, dan membunuh pysillid hingga membentuk mumi. Pupasi terjadi di dalam mumi psyllid. Tawon dewasa muncul dari mumi psyllid dengan membuat lubang bundar bergerigi di mumi.
Selain memarasit psyllid, betina P. pilosus juga memakan inangnya. Tawon betina menusuk tubuh psyllid dengan ovipositornya dan mengkonsumsi isi tubuh yang keluar. Memakan inangnya meningkatkan Panjang umur tawon dan jumlah telur yang diletakkan.
Waktu perkembangan telur hingga dewasa adalah sekitar 2 hingga 3 minggu saat suhu hangat. Psyllaephagus pilosus memiliki beberapa generasi per tahun.
Habitat
Kutu psyllid bluegum secara tidak sengaja masuk ke California pada tahun 1991, menyerang beberapa spesies eucalyptus, terutama blue gum dan baby blue gum yang menyebabkan defoliasi yang parah dan pengotoran baby blue gum, yang ditanam secara komersial untuk digunakan sebagai dedaunan potong dalam rangkaian bunga. Infestasi psyllid membuat tanaman tidak dapat dipasarkan.
Masuknya psyllid mendorong University of California untuk memulai pencarian musuh alami di Australia dan Selandia Baru tempat asli pysillid dimana P. pilosus dikumpulkan. Setelah penelitian di karantina menunjukkan bahwa tawon ini memangsa hanya dua spesies psyllid eksotis (introduksi, invasif), tawon tersebut dipelihara secara massal dan dilepaskan di California pada tahun 1993.
Parasitoid menyebar ke seluruh negara bagian di mana pun inangnya berada. Dalam waktu 6 bulan sejak introduksi parasitoid ini, penanam baby bluegum yang sering menggunakan insektisida untuk mengendalikan psyllid tidak lagi menyemprot hama ini. Pysillid bluegum sekarang sulit ditemukan dan tidak lagi menjadi hama karena pengendalian hayati berhasil.
Jenis
Setidaknya enam spesies Psyllaephagus terdapat di California: Psyllaephagus bliteus, P. brachiatus, P. pachypsyllae, P. parvus, P. perplexus, dan P. pilosus. Di California psyllid bluegum dan psyllid rosegum adalah satu-satunya inang P. pilosus.
Informasi Lebih Lanjut
- Biocontrol of Eucalyptus Psyllid Ctenarytaina eucalypti by the Australian Parasitoid Psyllaephagus pilosus: A Review of Current Programmes and Their Success, Biocontrol News and Information
- Biological Control of the Blue Gum Psyllid Proves Economically Beneficial, California Agriculture
- Parasitoid Wasp Controls Blue Gum Psyllid, California Agriculture
- Universal Chalcidoidea Database, Natural History Museum of London
REFERENSI
- IPM Images. 2018. Agronomic Crops, Vegetables, Fruits and Nuts, Ornamentals, Damage Types. https://www.ipmimages.org/index.cfm
- UC IPM. 2023. Natural enemies gallery. Agriculture and Natural Resources, University of California. http://ipm.ucanr.edu/natural-enemies/
- UC IPM. 2023. Statewide Integrated Pest Management Program, University of California Agriculture and Natural Resources. https://ipm.ucanr.edu/natural-enemies/bluegum-psyllid-psyllaephagus-parasitoid/
- Center for Invasive Species and Ecosystem Health, USDA Animal and Plant Health Inspection Service, USDA Forest Service, USDA Identification Technology Program, and USDA National Institute of Food and Agriculture. https://www.invasive.org/species.cfm






