Selamat Datang di Website Jurusan MPLKStaf Administrasi JurusanPLP-Teknisi LaboratoriumStaf Pengajar JurusanStrukur Organisasi JurusanDeskripsi Jurusan MPLKVisi dan Misi JurusanPengelola JurusanLearn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Banner UC IPM
Banner Biological Control
Banner Dirjen Pangan
Banner Diren Perkebunan
Banner Dirjen Hortikultura

Line 004

Defisiensi Fosfor (P)

Defisiensi Fosfor (P)


Defisiensi Fosfor (Phosphorus deficiency) Defisiensi fosfor (P) mempengaruhi fungsi utama dalam penyimpanan dan transfer energi tanaman. Secara khusus, mempengaruhi anakan, perkembangan akar, pe…

Toksisitas Herbisida

Toksisitas Herbisida


Toksisitas Herbisida Toksisitas herbisida menyebabkan munculnya tanaman yang buruk, kerusakan akar, dan kemungkinan whiteheads. Masalah biasanya terjadi jika produk tidak digunakan sesuai dengan…

Toksisitas Aluminium (Al)

Toksisitas Aluminium (Al)


Toksisitas Aluminium (Al) Toksisitas Aluminium (Al) dalam tanah menghambat pertumbuhan pucuk tanaman dengan menyebabkan defisiensi unsur hara Magnesium (Mg), Kalsium (Ca), dan Fosfor (P).&nb…

Defisiensi Belerang (S)

Defisiensi Belerang (S)


Defisiensi Belerang (S) Defisiensi belerang (S) mempengaruhi produksi klorofil, sintesis protein, serta fungsi dan struktur tanaman. Ini dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan dan kemata…

Find more news

PEMBUATAN EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Bagian-1)

Kirinyuh 01Daun kirinyu mengandung senyawa bioaktif berupa alkaloid, fenolik, tanin, dan saponin (Siharis et al., (2018) yang bersifat racun bagi serangga tertentu dalam konsentrasi ekstrak tertentu. Ekstrak daun kirinyu dapat berperan sebagai nematisida dimana pada konsentrasi 20% dapat menyebabkan mortalitas 100% terhadap Meloidogyne sp (Huzni, 2015). Insektisida nabati ekstrak daun kirinyuh dengan pelarut etanol 70% dan penambahan ekstrak daun salam dapat nebyebabkab mortalitas nyamuk Aedes aegypti 77% nyamuk dalam waktu selama 24 jam (Yulianti, 2018).

Ekstrak daun kirinyuh dengan pelarut ethanol 96% juga efektif terhadap larva ulat grayak Spodoptera litura dengan tingkat mortalitas 80% pada konsentrasi 6% dan 92% pada konsentra8% (Permatasasi & Asri, 2021). Selain efektif terhadap ulat grayak, ekstrak daun tanaman kirinyuh juga berpotensi menekan perkembangan biologis ulat crop kubis Crocidolomia pavonana . Aplikasi ekstrak daun kirinyuh pada ulat krop kubis dengan konsentrasi 30-40% menimbulkan gejala keracunan yang ditandai dengan gerakan larva mulai melamban atau aktifitas makannya berkurang, kemudian perubahan warna menjadi kehitaman dan mortalitas 100% pada hari kesembilan. Siharis et al., (2018) menyatakan bahwa daun kirinyuh mengandung beberapa senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, triterpenoid dan saponin. Kandungan senyawa metabolit sekunder pada tanaman kirinyuh dapat digunakan sebagai bio pestisida untuk mengendalikan hama karena memberikan bau menusuk dan rasa pahit yang bersifat toksik bagi serangga (Saenong, 2019). Kirinyuh mengandung Pryrrolidzine alkaloids yang bersifat racun bagi serangga (Kardinan, 1998).

Pembuatan Ekstrak Daun Kirinyu (Bagian-3)

Kirinyuh 01Daun kirinyu mengandung senyawa bioaktif berupa alkaloid, fenolik, tanin, dan saponin (Siharis et al., (2018) yang bersifat racun bagi serangga tertentu dalam konsentrasi ekstrak tertentu. Ekstrak daun kirinyu dapat berperan sebagai nematisida dimana pada konsentrasi 20% dapat menyebabkan mortalitas 100% terhadap Meloidogyne sp (Huzni, 2015). Insektisida nabati ekstrak  daun kirinyuh  dengan pelarut etanol 70% dan penambahan ekstrak daun salam dapat nebyebabkab mortalitas nyamuk Aedes aegypti 77% nyamuk dalam waktu selama 24 jam (Yulianti, 2018).

 Ekstrak daun kirinyuh dengan pelarut ethanol 96% juga efektif terhadap larva ulat grayak Spodoptera litura dengan tingkat mortalitas 80% pada konsentrasi 6% dan 92% pada konsentra8% (Permatasasi & Asri, 2021). Selain efektif terhadap ulat grayak, ekstrak daun tanaman kirinyuh  juga berpotensi menekan perkembangan biologis ulat crop kubis Crocidolomia pavonana . Aplikasi ekstrak daun kirinyuh pada ulat krop kubis dengan konsentrasi 30-40% menimbulkan gejala keracunan yang ditandai dengan gerakan larva mulai melamban atau aktifitas makannya berkurang, kemudian perubahan warna menjadi kehitaman dan  mortalitas 100% pada hari kesembilan. 

Galleri Kebun SUT
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2026 Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. Designed By JoomShaper