Selamat Datang di Halaman PERLINTAN - Perlindungan Tanaman - Website Jurusan MPLKMateri Praktek Perlindungan TanamanParasitoid Hama TanamanOPT Tanaman PertanianMateri Kuliah Perlindungan TanamanPredator Hama TanamanMusuh Alami HamaPerlindungan Tanaman adalah usaha untuk melin­dungi tanaman dari ancaman atau gangguan yang dapat merusak, merugikan, atau mengganggu proses hidupnya yang normal, sejak pra-tanam sampai pasca tanam (Djafaruddin, 1996)
Banner UC IPM
Banner Biological Control
Banner Dirjen Pangan
Banner Diren Perkebunan
Banner Dirjen Hortikultura

Yosefus F. da-Lopez, Nina J. Lapinangga, & Jacqualine A. Bunga. (2020). Bahan Ajar Perlindungan Tanaman (MLK22203/2(1-1)) untuk Program Studi Manajemen Pertanian Lahan Kering. Website Jurusan MPLK

Sistem Bubu TBS dan Ltbs dalam Pengendalian Tikus Sawah

Sumber : Dr. Agus Wahyana. BBPADI - Sistem Bubu TBS dan LTBS (2015)

TBS Trap Barrier System 001A. TBS (Trap Barrier System)

TBS atau sistem bubu perangkap adalah teknik pengendalian tikus yang mampu menangkap banyak tikus sawah terus menerus selama musim tanam (sejak tanam hingga panen). TBS dianjurkan untuk digunakan pada daerah endemik tikus yaitu wilayah yang populasi tikusnya selalu tinggi sehingga terjadi serangan tikus pada setiap musim tanam.

Jenis-jenis TBS

1. TBS tanam awal (early trap crop)

TBS tanam awal terdiri (i) tanaman perangkap untuk menarik kedatangan tikus, (ii) pagar plastik untuk mengarahkan tikus masuk perangkap, dan (iii) bubu perangkap untuk menangkap & menampung tikus. Ketiga komponen tersebut merupakan satu unit terpadu yang tidak dapat dipisahkan dalam penggunaannya di lapangan.

Tanaman perangkap TBS tanam awal ditanam 3 minggu lebih awal daripada tanaman padi di sekelilingnya (Gambar 1). Saat tanaman perangkap ditanam, lahan di sekelilingnya masih olah tanah & pesemaian, sehingga tanaman padi TBS akan lebih dahulu memasuki stadia generatif. Perbedaan umur tanaman tersebut mampu menarik tikus dari sekitarnya untuk mendatangi petak TBS.

 Gambar 1. TBS tanam awal (early trap crop)
Tanaman perangkap

Petak tanaman perangkap minimal berukuran 25m x 25m agar mampu berfungsi optimal menarik kedatangan tikus dari habitat dan lingkungan di sekitarnya hingga 200m dari petak TBS. Penempatan petak tanaman perangkap adalah di dekat habitat utama tikus sawah, seperti perbatasan dengan kampung, tanggul irigasi, tanggul jalan, atau petak sawah yang sering diserang tikus sawah.

Pagar plastik

Gambar 2. TBS dengan pagar plastik PE bening dan terpal. Bagian bawah pagar plastik selalu terendam air.

Pagar dapat berbahan plastik PE bening (0,8mm), mulsa, atau terpal (semua warna dapat dipakai), setinggi 60-70cm mengelilingi tanaman perangkap (Gambar 2). Pagar plastik ditopang ajir bambu yang dipancangkan setiap 1m dan ujung bawahnya selalu terendam air dalam parit (selebar ± 50cm). Usahakan parit selalu terisi air agar tikus tidak melubangi pagar, serta jangan ditanami atau terdapat gulma yang dapat digunakan tikus untuk memanjat masuk TBS.  

Bubu perangkap

Bubu perangkap dibuat dari ram kawat, berbentuk kotak berukuran 40cm x 20cm x 20cm, dilengkapi corong masuk (di depan), dan pintu (belakang) untuk mengeluarkan tikus (Gambar 3). Bubu perangkap dipasang pada setiap sisi pagar dengan jarak 20m antar perangkap dan corong bubu menghadap keluar . 

Gambar 3. Bubu perangkap tikus & pemasangannya.

2. TBS Pesemaian (nursery trap crop)

Pesemaian dapat difungsikan sebagai petak TBS dengan cara pemasangan pagar plastik keliling dan bubu perangkap (Gambar 4). Setelah cabut bibit, eks-pesemaian ditanami padi umur genjah, seperti varietas Dodokan atau Silugonggo, agar memasuki stadia generatif lebih dahulu. Kombinasi cara tersebut terbukti efektif menarik kedatangan tikus setara dengan TBS tanam awal.

Gambar 4. Pesemaian difungsikan sebagai petak TBS dengan pemasangan plastik dan bubu perangkap

3. TBS tanam akhir (late trap crop)

Komponen TBS tanam akhir sama seperti TBS tanam awal, namun tanaman perangkap ditanam 3 minggu lebih lambat dari pertanaman di sekitarnya. Ketika padi petani sudah dipanen, petak TBS merupakan satu-satunya pertanaman yang masih tersisa, sehingga akan “diserbu” tikus dari segala arah. Tikus yang tertangkap di akhir pertanaman akan menekan populasi tikus pada musim tanam berikutnya.

Gambar 5. Ratun petak TBS tanam awal dipelihara sebagai tanaman perangkap TBS tanam akhir

Petak TBS dapat pula memanfaatkan ratun dari TBS tanam awal (Gambar 6). Ratun yang tumbuh kembali setelah panen dipelihara sehingga berfungsi sebagai tanaman perangkap untuk menarik tikus dari sekitarnya.

4. TBS perlindungan penuh (full protection)

TBS perlindungan penuh terdiri atas pagar plastik dan bubu perangkap, tanpa memerlukan tanaman perangkap yang ditanam lebih awal atau lebih akhir. Pemagaran tanaman padi dilakukan dalam skala hamparan & dipasang bubu perangkap setiap 20m (Gambar 6).

Gambar 6. Penerapan TBS perlindungan penuh pada skala hamparan

Sop Pemasangan TBS 

  • Buat parit selebar ±50cm mengelilingi calon petak TBS
  • Pancangkan ajir bambu tiap 1m di parit, pasang tali antar ajir, pasang plastik pada tali dengan lidi.
  • Apabila menggunakan terpal, pasang ajir bambu pada terpal, bentangkan, tarik kuat-kuat, dan pancangkan ajir di parit dekat pematang dalam
  • Pasang bubu perangkap, pastikan menempel pagar plastik sehingga tikus tidak bisa menerobos.
  • Buat gundukan tanah di depan corong bubu agar tikus mudah menemukan pintu masuk.

B. LTBS (Linear Trap Barrier System)

LTBS berupa bentangan pagar plastik setinggi 60-70cm sepanjang minimal 100m. Bubu perangkap LTBS dipasang setiap 20m berselang-seling agar mampu menangkap tikus dari arah habitat & sawah (Gambar 7). LTBS dirancang berdasarkan pergerakan harian tikus sawah yang selalu berpola pergi-pulang antara lokasi bersarang & tempat makan.

TBS Trap Barrier System 007

Gambar 7. Penerapan LTBS diantara habita utama tikus & sawah

Pasang LTBS diantara sawah dan habitat tikus, seperti tepi kampung, tanggul irigasi, & tanggul jalan. LTBS juga efektif mengendalikan migrasi tikus, dengan membentangkan LTBS dan memasang bubu perangkap memotong jalur migrasi.

Sop Pemeliharaan TBS & LTBS

  • Periksa TBS & LTBS setiap pagi, bunuh tikus tangkapan dengan merendam dalam air bersama bubu perangkap.
  • Periksa pagar plastik, apabila berlubang segera lakukan perbaikan/penambalan.
  • Pastikan parit terisi air sehingga tikus tidak bisa menerobos masuk tanaman perangkap.
  • Bersihkan gulma di parit TBS karena tikus mampu memanjatnya untuk jalan masuk ke dalam petak tanaman perangkap TBS.

Galleri Kebun SUT
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2025 Politeknik Pertanian Negeri Kupang - Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. - We learn, practice, and be rich - Kami belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera - Meup onle ate, mua onle Usif - Designed By JoomShaper