Profil Akademik
Riwayat Pendidikan
Prof. Dr. Ir. Rupa Matheus, M.Si. adalah lulusan program magister (M.Si.) dan doktor (Dr.) yang telah menyelesaikan pendidikan profesornya di bidang pertanian.
Jabatan Akademik dan Institusi
Beliau saat ini menjabat sebagai Guru Besar dengan pangkat Pembina Utama Muda (IV/c) di Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Pengangkatan sebagai guru besar merupakan pengakuan tertinggi terhadap kompetensi dan kontribusinya dalam dunia akademik, khususnya di bidang pertanian lahan kering.
Bidang Keahlian dan Fokus Riset
Bidang keahlian utama Prof. Matheus adalah Pengelolaan Pertanian Lahan Kering. Fokus risetnya yang konsisten dan mendalam meliputi:
- Inovasi Teknologi Pembenah Tanah: Pengembangan dan aplikasi biochar dari limbah pertanian (seperti sekam padi dan gliricidia) serta berbagai formulasi pupuk organik (seperti biourin yang diperkaya mikroba indigenous) untuk memperbaiki sifat kimia, fisika, dan biologi tanah terdegradasi.
- Sistem Pertanian Berkelanjutan: Mempelajari dan menerapkan sistem rotasi tanaman yang memanfaatkan legum penutup tanah (seperti mucuna dan crotolaria) untuk meningkatkan bahan organik tanah, dinamika hara (terutama karbon, nitrogen, fosfor, dan kalium), dan produktivitas lahan secara berkelanjutan.
- Efisiensi Pemupukan dan Konservasi Kesuburan: Risetnya banyak mengkaji sinkronisasi ketersediaan hara (terutama nitrogen) dengan kebutuhan tanaman, respons tanaman terhadap pupuk hayati mikoriza, serta strategi untuk meningkatkan serapan hara dan hasil tanaman pangan seperti jagung dan bawang merah di lahan kering.
- Pengembangan Model Pertanian Terpadu: Berkontribusi dalam perancangan bangun model pertanian terpadu yang sesuai dengan zona agroekosistem lahan kering, yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Dengan rekam jejak penelitian yang kuat, publikasi ilmiah yang produktif, dan kepemimpinan dalam berbagai proyek hibah, Prof. Dr. Ir. Rupa Matheus, M.Si. menempati posisi sebagai ahli dan tokoh kunci dalam pengembangan ilmu pengelolaan pertanian lahan kering berkelanjutan di Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.
