Selamat Datang di Website Jurusan MPLKStaf Administrasi JurusanPLP-Teknisi LaboratoriumStaf Pengajar JurusanStrukur Organisasi JurusanDeskripsi Jurusan MPLKVisi dan Misi JurusanPengelola JurusanLearn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Banner Prodi MPLK 003
WhatsApp Image 2021 08 19 at 13.58.06 7 Taman Kebun SUT 00 perlintan iedntifikasi pestisida WhatsApp Image 2021 08 19 at 13.58.07 1

Profil Prodi MPLK

  • Capaian Pembelajaran MPLK
    Capaian Pembelajaran Prodi MPLK  PROFIL LULUSAN Pelaku Usaha atau enterpreneur yang memiliki kompeten dalam menciptakan lapangan pekerjaan, mengembangkan usaha pertanian lahan kering secara mandiri, bertanggung jawab yang berorientasi...
  • Deskripsi Program Studi MPLK
    Deskripsi Program Studi MPLK Program Studi (PS) Manajemen Pertanian Lahan Kering (MPLK) adalah salah satu dari empat PS yang bernaung di bahwa Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering (MPLK). Kehadiran dari PS MPLK merupakan PS yang paling tua...
  • Status Akreditasi Prodi MPLK
    Status Akreditasi Prodi MPLK Akreditasi adalah kegiatan penilaian untuk menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi. Akreditasi dilakukan dengan tujuan untuk: Menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi berdasarkan...
More in Profil Prodi-MPLK  

Informasi Pertanian

  • Hama Penting Tanaman Cabai Merah Tomat Dan Mentimun
    23 September 2022
    Hama Penting Tanaman Cabai Merah Tomat Dan Mentimun PENDAHULUAN Tanaman sayuran   merupakan   salah   satu   komoditas   hortikultura   yang diharapkan dapat memberikan kontribusi yang...
  • Pembuatan Ekstrak Daun Kirinyuh (Bagian-1)
    28 Agustus 2022
    PEMBUATAN EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Bagian-1) Daun kirinyu mengandung senyawa bioaktif berupa alkaloid, fenolik, tanin, dan saponin (Siharis et al., (2018) yang bersifat racun bagi serangga tertentu dalam konsentrasi ekstrak tertentu. Ekstrak daun...
  • Bagan Warna Daun (leaf color chart)
    15 Jun 2023
    Bagan Warna Daun (leaf color chart, LCC) Pupuk Nitrogen (N) penting dalam produksi padi. Berikan pupuk N beberapa kali selama musim tanam untuk memastikan kebutuhan nitrogen tanaman tercukupi, terutama pada tahap pertumbuhan kritis. Diagram...
More in INFOTANI  

Model Sistem Usaha Tani Terpadu (SUT): Budidaya Ikan Lele Sangkuriang

Kolam Budidaya Lele Sangkuriang 

PBL MPLK IV 2023 KOLAM BUDIDAYA LELE

Kolam yang digunakan merupakan kolam beton dengan dimensi Panjang x Lebar x Tinggi (P x L x T) = 300 cm x 200 cm x 100 cm. Dengan ketinggian air yang dipertahankan pada level 40 cm, volume air efektif dalam kolam adalah 2.400 liter (atau 2,4 m³). Luas permukaan kolam seluas 6 m² ini memberikan ruang gerak yang memadai untuk fase pendederan awal.


Pelepasan Bibit Lele Sangkuriang 

PBL MPLK IV 2023 pemberian pakan lele1

Sebanyak 300 ekor bibit lele Sangkuriang berumur 1 bulan 2 minggu ditebar ke dalam kolam. Bibit memiliki ukuran morfometrik rata-rata dengan panjang tubuh sekitar 6 cm dan bobot individu sekitar 2 gram, sehingga total biomassa awal yang ditebar adalah 600 gram. Proses pelepasan bibit dilakukan dengan metode yang berstandar untuk meminimalkan stres. Tahap pertama adalah aklimatisasi, di mana wadah transportasi bibit diletakkan di permukaan kolam selama kurang lebih 15 menit untuk menyamakan suhu antara air di dalam wadah dan di dalam kolam. Selanjutnya, dilakukan pelepasan secara bertahap dengan membuka wadah dan membiarkan bibit berenang keluar dengan sendirinya. Pemantauan pasca-tebar menunjukkan tanda-tanda bibit yang sehat dan beradaptasi dengan baik, ditandai dengan aktivitas renang yang aktif dan distribusi yang merata di seluruh area kolam tanpa adanya kecenderungan menggerombol di sudut tertentu.

Strategi dan Manajemen Pemberian Pakan

Pakan yang diberikan adalah pakan buatan komersial berbentuk pelet dengan ukuran 78-1, yang sesuai dengan bukaan mulut bibit berukuran 6 cm. Dosis harian pakan yang ditetapkan adalah 25 gram untuk seluruh populasi, yang setara dengan 0,083 gram per ekor per hari. Dari perhitungan rasio pakan terhadap biomassa, nilai ini setara dengan 4,17% dari total bobot biomassa (25 g / 600 g), sebuah angka yang berada dalam kisaran optimal untuk fase pendederan, yaitu 3-5%. Pemberian pakan dilakukan dengan frekuensi 3 hingga 4 kali sehari (pagi, siang, sore, dan malam) dengan teknik penyebaran merata di permukaan kolam untuk mencegah kompetisi yang terlalu ketat. Evaluasi responsif dilakukan dengan mengamati waktu habisnya pakan; jika pakan masih tersisa setelah 10-15 menit, dosis dikurangi, dan jika habis terlalu cepat, dosis dapat dinaikkan secara inkremental sesuai dengan pertambahan biomassa ikan.

Evaluasi Efisiensi Awal

Dengan kepadatan tebar 50 ekor/m² (300 ekor / 6 m²) dan rasio pakan 4,17% dari biomassa, sistem budidaya ini telah memulai tahap pendederan dengan parameter teknis yang efisien dan wajar. Pemantauan berkala terhadap pertumbuhan, kelakuan ikan, dan kualitas air akan menjadi kunci untuk menyesuaikan strategi manajemen, terutama dalam hal dosis pakan, pada fase-fase pertumbuhan selanjutnya. Perhitungan Food Conversion Ratio (FCR) akan dapat dilakukan setelah adanya data pertambahan berat badan yang signifikan untuk mengevaluasi efisiensi pakan lebih lanjut.

Dengan kepadatan tebar 50 ekor/m² (300 ekor / 6 m²) dan rasio pakan 4,17% dari biomassa, sistem budidaya ini telah memulai tahap pendederan dengan parameter teknis yang efisien dan wajar. Pemantauan berkala terhadap pertumbuhan, kelakuan ikan, dan kualitas air akan menjadi kunci untuk menyesuaikan strategi manajemen, terutama dalam hal dosis pakan, pada fase-fase pertumbuhan selanjutnya. Perhitungan Food Conversion Ratio (FCR) akan dapat dilakukan setelah adanya data pertambahan berat badan yang signifikan untuk mengevaluasi efisiensi pakan lebih lanjut.

Galleri Kebun SUT
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Artikel Laporan PKL
More in Artikel PKL  
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2026 Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. Designed By JoomShaper