Penulisan Daftar Pustaka Sumber "Buku Terjemahan/Suntingan/Saduran"
Buku Terjemahan atau Suntingan atau Saduran adalah buku hasil penerjemahan atau penyuntingan atau penyaduran. Penerjemahan adalah interpretasi makna teks dari bahasa sumber untuk menghasilkan teks padanan dalam bahasa sasaran yang mengkomunikasikan pesan serupa. Menurut Oxford, penerjemahan adalah komunikasi pesan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran dengan menggunakan teks yang ekuivalen. Menurut UU No 3 tahun 2017 tentang Perbukuan, penyaduran adalah penggubahan yang disesuaikan dengan maksud pihak penggubahnya, termasuk mengganti nama pelaku, tempat, waktu, dan suasana dalam sebuah cerita atau mengubah bentuk penyajian. Sedangkan, penerjemahan adalah pengalihbahasaan Buku dari bahasa sumber ke dalam bahasa tertentu, baik gaya, makna, maupun konteks. Menurut KBBI (2009: 1106), penyuntingan adalah proses, cara, perbuatan menyunting atau sunting-menyunting sedangkan definisi menyunting adalah 1. menyiapkan naskah siap cetak atau siap terbit dengan memperhatikan segi sistematika penyajian, isi, dan bahasa (menyangkut ejaan, diksi, dan struktur kalimat); 2. merencanakan dan mengarahkan penerbitan (surat kabar, majalah); 3. menyusun atau merakit (film, pita rekaman) dengan cara memotong-motong dan memasang kembali.
Urutan penulisan Daftar Pustaka sebagai berikut:
Nama Penulis (lihat Tatacara Penulisan "Nama Penulis") diakhiri tanda titik - Tahun Terbit diakhiri tanda titik – Judul/subjudul Buku dicetak miring (tambahkan nomor edisi/cetakan jika ada) diakhir tanda titik – kata “Terjemahan atau Suntingan atau Saduran” diakhiri tanda titik dua - Nama Penerjemah atau Penyunting atau Penyadur (diketik dengan urutan mulai nama depan) dan diakhiri dengan tanda titik dua - Nama Penerbit, diakhiri tanda koma – Nama Kota/Tempat Terbit diakhiri tanda titik – Jumlah Halaman jika ada.
Contoh:
Borror D.J., C.A. Triplehorn, N.F. Jhonson. 1996. Pengenalan Pelajaran Serangga, ed. ke-6. Terjemahan: Soetiyono Partosoedjono. Gajah Mada University Press, Yogyakarta. 1083 hal.
erikut adalah daftar pustaka untuk referensi buku terjemahan tersebut menurut gaya kutipan APA, Chicago, Harvard, dan MLA yang telah diformat dengan benar.
Gaya APA (Edisi ke-7)
Borror, D. J., Triplehorn, C. A., & Johnson, N. F. (1996). Pengenalan pelajaran serangga (Ed. ke-6). (S. Partosoedjono, Penerj.). Gajah Mada University Press. (Karya asli diterbitkan tahun 1989).
Gaya Chicago (Format Bibliografi)
Borror, Donald J., Charles A. Triplehorn, and Norman F. Johnson. 1996. Pengenalan Pelajaran Serangga. Ed. ke-6. Diterjemahkan oleh Soetiyono Partosoedjono. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Gaya Harvard
Borror, D.J., Triplehorn, C.A. & Johnson, N.F. (1996) Pengenalan pelajaran serangga. 6th edn. Diterjemahkan oleh Soetiyono Partosoedjono. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Gaya MLA (Edisi ke-9)
Borror, Donald J., et al. Pengenalan Pelajaran Serangga. Ed. ke-6, diterjemahkan oleh Soetiyono Partosoedjono, Gajah Mada University Press, 1996.

