Copyright 2022 - Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering

Banner Kuliah Perlintan 01

KODE MATA KULIAH: MLK.22320 SKS: 2 (1-1)

BAHAN KAJIAN (POKOK BAHASAN)
Pengertian Dan Peranan Perlindungan Tanaman Siput atau Bekicot Hama
Gangguan, Kerusakan, dan Kerugian Vertebrata Hama (Tikus)
Morfologi Umum Serangga Organisme Penyebab Penyakit Tanaman
Tipe Alat Mulut Serangga Patogen dan Hubungannya dengan Perkembangan Penyakit Tanaman
Perkembangan Antomi Serangga Faktor yang Mempengaruhi Penyebaran Penyakit Tanaman
Tipe Metamorfosis Serangga Gejala dan Tanda Penyakit Tanaman
Tipe Larva Serangga Penyakit Penting Tanaman Pertanian
Serangga Hama Ordo Thysanoptera Bioekologi Gulma
Serangga Hama Ordo Diptera Persaingan Gulma dengan Tanaman
Serangga Hama Ordo Coleoptera Gulma Penting Tanaman Pertanian
Serangga Hama Ordo Lepidoptera Teknik Pengendalian Gulma
Serangga Hama Ordo Homoptera Analisis Vegetasi Gulma
Serangga Hama Ordo Hemiptera Pestisida Pertanian & Aplikasinya
Serangga Hama Ordo Orthoptera Teknik Pengendalian OPT
Perilaku Serangga dan Gejala Serangan Serangga Hama Pengertian, Sasaran, Strategi, dan Taktik PHT
Faktor Internal yang Mempengaruhi Perkembangan Serangga Hama Sistem dan Prinsip Penerapan Organisasi PHT
Faktor Eksternal yang Mempengaruhi Perkembangan Serangga Hama Prinsip Penggunaan dan Sifat Pestisida Sesuai Prinsip PHT
Serangga Hama Penting Tanaman Pertanian Prinsip-Prinsip Manajemen yang Mendasari PHT
Hama Tungau pada Tanaman Beberapa Hal Penting dalam Penerapan PHT
Nematoda Parasitik dan Gejala Serangannya Mengenal Musuh Alami OPT

DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata kuliah ini membahas tentang: 1) Pengertian dan peranan perlindungan tanaman, gangguan, kerusakan dan kerugian yang erat kaitannya dengan Organisme Penganggu Tanaman (OPT); 2). Morfologi umum serangga, perkembangan anatomi serangga, ekologi serangga, perilaku serangga dan gejala serangan serangga, serta serangga hama penting tanaman; 3) Biologi, perilaku dan gejala serangan vertebrata hama (tikus) dan satwa liar lainnya; 4) Arti, ruang lingkup, agen penyebab penyakit tanaman, ekologi penyakit tanaman, gejala dan tanda penyakit tanaman, serta penyakit penting tanaman pertanian; 5) Bioekologi gulma, persaingan gulma dengan tanaman pertanian, serta jenis-jenis gulma penting pada pertanaman; 6) Jenis, cara kerja, teknik aplikasi, dan masalah residu Pestisida; 7. Teknik-teknik pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT); 8). Prinsip PHT dalam pengendalian OPT. 

Manfaat Mata Kuliah ini adalah emberikan pemahaman, pengetahuan dan ketrampilan kepada mahasiswa tentang organisme pengganggu tanaman dan tindakan pengendaliannya dengan mempertimbangkan aspek kelestarian lingkungan. Setelah selesai mengikuti perkuliahan mahasiswa mampu mengendalikan organisme pengganggu tanaman dengan mempertimbangkan aspek kelestarian lingkungan.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

  1. Dapat menjelaskan pengertian dan bentuk kegiatan perlindungan tanaman serta konsep gangguan, kerusakan, dan kerugian pada tanaman (Sub CPMK-1)
  2. Dapat menjelaskan hubungan atau interaksi Organisme Penganggu Tanaman (OPT) dengan Tanaman (Sub CPMK-2)
  3. Dapat mengidentifikasi jenis-jenis organisme penganggu tanaman (OPT) berdasarkan morfologi dan gejala serangannya (Sub CPMK 3-9).
  4. Dapat melakukan penilaian serangan OPT dan analisis vegetasi gulma untuk pengambilan keputusan pengendalian yang tepat sesuai konsepsi PHT (Sub CPMK-10).
  5. Dapat mengaplikasikan pestisida yang tepat sesuai konsepsi PHT (Sub CPMK-11)
  6. Dapat menerapkan teknik-teknik pengendalian organisme pengganggu tanaman kegiatan produksi tanaman sesuai konsepsi PHT (Sub CPMK-12).

Sub- Capaian Pembelajaran  Matakuliah (Sub CPMK)

  1. Dapat menjelaskan menjelaskan pengertian dan bentuk kegiatan perlindungan tanaman serta konsep gangguan, kerusakan, dan kerugian pada tanaman (CPMK-1).
  2. Dapat menjelaskan hubungan atau interaksi antara tanaman dengan hama, tanaman dengan pathogen, tanaman dengan gulma serta serangga sebagai perusak tanaman (CPMK-2).
  3. Dapat mengidentifikasi kelompok serangga hama berdasarkan morfologi, tipe alat mulut, dan gejala serangan (CPMK-3).
  4. Dapat menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan serangga hama dan mengenali serangga hama penting tanaman pertanian (CPMK-3).
  5. Dapat membedakan tungau, nematoda parasitik, dan siput; serta menjelaskan hubungan antara tungau, nematoda parasitik, dan siput dengan tanaman pertanian (CPMK-3).
  6. Dapat menjelaskan biologi tikus, perilaku tikus sebagai hama tanaman, dan gejala serangan tikus di pesemaian di lahan pertanian (CPMK-3).
  7. Dapat membedakan penyebab primer penyakit tanaman dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran penyakit tanaman (CPMK-3).
  8. Dapat membedakan gejala & tanda penyakit tanaman, serta mengenali penyakit-penyakit penting tanaman pertanian (CPMK-3).
  9. Dapat mengenali jenis-jenis gulma-gulma penting tanaman pertanian dan pengaruhnya terhadap tanaman (CPMK-3).
  10. Dapat menilai tingkat serangan OPT dan menganalisis vegetasi gulma untuk pengambilan keputusan pengendalian yang sesuai (CPMK-4).
  11. Dapat menjelaskan aplikasi pestisida pertanian yang tepat sasaran, tepat mutu, tepat jenis, tepat waktu, tepat dosis atau konsentrasi, dan tepat cara (CPMK-5).
  12. Dapat menjelaskan tindakan pengendalian OPT yang sesuai konsepsi PHT (CPMK-6).
No events

FacebookInstagramYoutube 

Hak Cipta

 HMJ Kompas PPNK