Selamat Datang di Website Jurusan MPLKVisi dan MisiDeskripsi JurusanDosen & TeknisiPengelola JurusanStruktur OrganisasiProfil JurusanPoliteknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Line 001
Pano MPLK 001Line 001

ARTIKEL TUGAS AKHIR

More in Artikel PKL  ARKITA-PPLK  
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare

PEMBUATAN EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Bagian-1)

Kirinyuh 01Daun kirinyu mengandung senyawa bioaktif berupa alkaloid, fenolik, tanin, dan saponin (Siharis et al., (2018) yang bersifat racun bagi serangga tertentu dalam konsentrasi ekstrak tertentu. Ekstrak daun kirinyu dapat berperan sebagai nematisida dimana pada konsentrasi 20% dapat menyebabkan mortalitas 100% terhadap Meloidogyne sp (Huzni, 2015). Insektisida nabati ekstrak daun kirinyuh dengan pelarut etanol 70% dan penambahan ekstrak daun salam dapat nebyebabkab mortalitas nyamuk Aedes aegypti 77% nyamuk dalam waktu selama 24 jam (Yulianti, 2018).

Ekstrak daun kirinyuh dengan pelarut ethanol 96% juga efektif terhadap larva ulat grayak Spodoptera litura dengan tingkat mortalitas 80% pada konsentrasi 6% dan 92% pada konsentra8% (Permatasasi & Asri, 2021). Selain efektif terhadap ulat grayak, ekstrak daun tanaman kirinyuh juga berpotensi menekan perkembangan biologis ulat crop kubis Crocidolomia pavonana . Aplikasi ekstrak daun kirinyuh pada ulat krop kubis dengan konsentrasi 30-40% menimbulkan gejala keracunan yang ditandai dengan gerakan larva mulai melamban atau aktifitas makannya berkurang, kemudian perubahan warna menjadi kehitaman dan mortalitas 100% pada hari kesembilan. Siharis et al., (2018) menyatakan bahwa daun kirinyuh mengandung beberapa senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, triterpenoid dan saponin. Kandungan senyawa metabolit sekunder pada tanaman kirinyuh dapat digunakan sebagai bio pestisida untuk mengendalikan hama karena memberikan bau menusuk dan rasa pahit yang bersifat toksik bagi serangga (Saenong, 2019). Kirinyuh mengandung Pryrrolidzine alkaloids yang bersifat racun bagi serangga (Kardinan, 1998).

 Daun Kirinyuh yang dipilih sebagai bahan ekstraksi adalah daun yang sehat, dari segi fisik tidak rusak atau bebas dari serangan hama, memiliki warna daun hijau tua pekat. Daun Kirinyuh yang digunakan adalah daun yang tidak muda atau tidak terlalu tua. Pemilihan daun kirinyuh untuk ekstraksi dilakukan dengan cara memilih daun Kirinyuh pada lembar ke 4-6 dari pucuk (Gambar 1)

LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN

Prosedur atau langkah pembuatan ekstrak daun kirinyuh (Gambar 2) adalah sebagai berikut:

  1. Timbang daun Kirinyuh sebanyak 1000 gram (1 kg), dicuci bersih, lalu dikeringkan dengan cara diangin-anginkan hingga kadar air mencapai 10% atau dapat hancur ketika diremas (Diniatik dkk, 2016) dan dipotong kecil-kecil.
  2. Haluskan potongan daun kirinyuh menggunakan blender kemudian simpan didalan wadah yang tertutup rapat.
  3. Ekstrak daun kirinyuh yang telah dihaluskan menggunakan pelarut etanol 70% dengan perbandingan 1: 5 atau 10 gram serbuk dengan 50 mL etanol 70%) sampai semua metabolit terekstraksi (Syah & Kristanti, 2016).

Cara Ekstraksi

  • Rendam daun kirinyuh yang telah halus selama 1, 3, 5, 7 dan 9 hari dan dilakukan pengadukan sebanyak 2 kali dalam selang waktu 12 jam (Dewi dkk, 2016).
  • Setelah dilakukan perendaman, kemudian disaring menggunakan corong buchener dan diuapkan dengan rotary vacum evaporator. Penggunaan alat Rotary vacum evaporator ini bertujuan untuk mengentalkan ekstrak pada tekanan rendah dan temperatur 40°C sehingga diperoleh ekstrak kental etanol.
  • Ektrak murni yang telah dihasilkan dapat disimpan di lemari pendingin sampai digunakan untuk proses pengujian.

Kadar Ekstrak Daun kirinyuh yang diperoleh sesuai lamanya waktu perendaman disajikan pada Tabel 1. Data Tabel 1 menunjukkan bahwa semakin lama bahan direndam semakin tinggi rendemen yang dihasilkan karena kesempatan bersentuhan antara bahan dengan pelarut semakin besar.

Kadar ekstrak daun kirinyuh (rendedemen) dihitung dengan rumus sebagai berikut:

Cara Aplikasi

Untuk aplikasi pada ulat grayak, gunakan konsentrasi aplikasi 40-50%. Perhitungan konsentrasi aplikasi sebeagai berikut:

  • Konsentrasi aplikasi adalah 40% artinya terdapat 40 mL rendemen (ekstrak daun kirinyuh) dalam 100 mL larutan. Volume pelarut (air) yang dibutuhkan adalah sebanyal 100 mL - 40 mL = 600 mL air.
  • Dengan demikian: ambil 40 mL ekstrak lalu encerkan ke dalam 600 mL, dan siapkan diaplikasikan ke tanaman.
  • Untuk mengatasi ulat grayak pada tanaman sawi hijau/pakcoy aplikasi dilakukan pada tanaman berumur 30 hari
  • Semakin tinggi kandungan ekstrak dalam larutan aplikasi, mortalitas ulat grayak akan semakin tinggi pula.

Pembuatan Ekstrak Daun Kirinyu: (Bagian-1) (Bagian-2) (Bagian-3)

Referensi

Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2023 Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: mplk@politanikoe.ac.id. Motto: LEARN-PARCTICE-BE RICH. Designed By JoomShaper