Nematoda Parasit Akar Pisang

Pisang yang tumbang akibat akarnya yang dihancurkan oleh nematoda Radopholus similis. Nemapix Bugwood.orgNama Ilmiah: Radopholus similis Cobb., Pratylenchus sp., Helicotylenchus multicinctus Cobb., Meloidogyne spp.
Filum: Nematoda
Kelas: Secernentea
Ordo: Tylenchida
Subordo: Tylenchina
Famili: Pratylenchidae

Gejala Serangan

Gejala kerusakan yang disebabkan oleh masing-masing jenis nematoda parasit akar pisang sulit dibedakan, karena serangannya serentak dan sehingga kerusakan akar menjadi lebih cepat. Pada umumnya nematoda masuk melalui ujung akar, tetapi R. similes dapat masuk melalui semua permukaan akar dan pindah dari akar terinfeksi menuju bonggol pisang, sehingga menyebabkan luka berwarna hitam yang menyebar pada permukaan bonggol. Luka yang disebabkan oleh H. multicinctus pada umumnya terbatas pada sel luar dari korteks akar dan menyebabkan luka nekrosis yang kecil. Pratylenchus spp. masuk ke dalam jaringan akar tanaman dan menimbulkan luka nekrosis berwarna kemerah-merahan. Sedangkan kerusakan yang disebabkan oleh Meloidogyne spp. ditandai dengan adanya gall/pembengkakan jarigan akar. Bila akar terserang berat, menyebabkan tanaman mudah roboh (tumbang) terutama pada fase pengisian buah.Morfologi/BioekologiSecara umum siklus hidup nematoda parasit tumbuhan itu hampir sama. Telur menetas menjadi larva yang bentuk dan strukturnya sama dengan dewasa. Larva berkembang dengan melakukan pergantian kulit pada setiap akhir fase. Semua jenis nematoda mempunyai empat fase larva, pada fase ini nematoda sangat aktif menginfeksi akar. Pada pergantian kulit yang terakhir maka dapat diketahui jenis nematoda jantan atau betina. Nematoda jantan ditandai dengan adanya specula. Sedangkan nematoda betina mempunyai vulva dan dapat menghasilkan telur yang fertile setelah mengadakan perkawinan dengan nematoda jantan atau dengan cara parthenogenesis. Apabila kondisi menguntungkan untuk hidup maka siklus hidup bisa mencapai 3 – 4 minggu.

Nematoda Luka akar (Pratylenchus coffeae)

Bio-ekologi

Pratylenchus coffeae adalah nematoda patogen tanaman yang menginfeksi beberapa inang termasuk kentang pisang ubi jalar stroberi violet Persia kacang tanah dan jerukjpgP. coffeae bertelur di dalam jaringan akar. Pergantian kulit pertama terjadi di dalam telur, dan tiga kali pergantian kulit berikutnya terjadi di luar telur (seteiah nematoda menetas). Daur hidup P. coffeae berkisar antara 45-48 hari. Waktu yang diperlukan untuk inkubasi telur 15 —17 hari, perkembangan larva hingga menjadi dewasa 15 — 16 hari dan penkembangan nematoda dewasa hingga meietakkan telur ± 15 hari.

Faktor ekologi yang sangat penting bagi kehidupan nematode parasit adalah tanaman inang, dan keadaan tanah, juga curah hujan dan temperatur tanah. Dalam keadaan tidak ada tanaman inang, P. coffeae mampu bertahan hidup selama 8 bulan dalam tanah yang lembab. Puncak populasi P. coffeae umumnya terjadi pada musim hujan. Pada musim tersebut keadaan tanah cukup lembab dan aktivitas akar meningkat, sehingga menjadi Iingkungan yang sangat cocok bagi perkembangan P. coffeae. Sebaliknya pada musim kemarau, populasi P. coffeae menjadi menurun, keadaan ini selain disebabkan oleh langkanya makanan karena aktivitas pertumbuhan akar menurun, juga disebabkan oleh faktor temperatur dan kelembaban tanah yang tidak mendukung. P. coffeae tidak tahan pada temperatur tinggi, dan akan mati pada temperatur di atas 38°C.

Tanaman Inang

P. coffeae sedikitnya memiliki 200 jenis tanaman inang. Berdasarkan hasil penelitian Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, tanaman Tephrosia spp. dan rumput jambean (Setaria pilcata) merupakan inang yang baik bagi P. coffeae. Sedangkan tanaman Iamtoro/petai cina (Leucaena glauca), lamtoro gung (L. leucocephala), glirisidia/gamal (Gliriddia maculate), mogania (Moghania macrophylla), Crotalaria usaramoensis, C anagyroides, dan C. retusa bukan tanaman inang dan P. coffeae.

PENYAKIT NEMATODA BENGKAK AKAR

Nematoda Bengkak Akar001

Penyakit nematoda bengkak akar (NBA) disebabkan oleh Meloidogyne spp (lihat gambar). Patogen ini ditularkan melalui tanah yang telah terinfeksi, pupuk kandang, dan ubi bibit yang telah terinfeksi. Gejala serangan tampak pada perakaran terdapat benjolan-benjolan seperti jerawat. Jika serangan berat pada perakaran terbentuk benjolan-benjolan yang tidak beraturan. Tanaman inangnya antara lain ialah kentang, tomat, terung dan wortel. 

NBA dikenal sebagai parasit akar berbagai jenis tumbuhan, terutama di daerah tropis dan subtropik. Tumbuhan yang terserang biasanya menunjukkan gejala yang tidak normal seperti kerdil, cenderung layu pada hari panas sedangkan akarnya akan mengalami pembengkakan. Serangan pada tanaman tomat terutama terjadi pada tanah yang berstektur kasar atau berpasir, disamping memperlemah tanaman nematoda juga dapat menyebabkan kehilangan hasil (Sastrahidayat, 1990). Tanaman yang diserang ditandai adanya terbentuknya  puru atau gall pada sistem perakarannya, daunnya mengalami klorosis, tanaman kerdil, daunnya layu dan banyak gugur, sedangkan akar lebih sedikit, bila tanaman  yang terserang hebat/parah, maka tanaman tersebut akan mati  (Taylor dan Sasser, 1978).

Serangan pada tanaman tomat terutama terjadi pada tanah yang bertekstur kasar atau berpasir. Disamping memperlemah tanaman, nematoda ini dapat juga menurunkan produksi. Pada populasi yang tinggi dapat menyebabkan kehilangan hasil sebanyak 25-50% (Rahayu dan Mukidjo, 1977).

Keterangan Gambar: Gejala bengkak dan lainnya yang disebabkan oleh nematoda bengkak akar pada A. tomat, B. wortel, C. kentang, D. Kacang, E. ubi rambat yang sehat, F. ubi rambat, G. dogwood tree (Agrios, 2005)