Selamat Datang di Website Jurusan MPLKStaf Administrasi JurusanPLP-Teknisi LaboratoriumStaf Pengajar JurusanStrukur Organisasi JurusanDeskripsi Jurusan MPLKVisi dan Misi JurusanPengelola JurusanLearn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Banner_MK-Mekanisasi-1.png
 Pengampu Mata Kuliah: Jemseng C. Abineno, STP, M.Sc. & Stefanus M. Kuang, STP, M.Sc.

Pola Pengolahan Tanah

RANGKUMAN

Gambar_7.pngPola pengolahan tanah dengan traktor merupakan strategi kerja lapangan yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembajakan. Efisiensi dicapai dengan meminimalkan waktu terbuang akibat belokan atau pengangkatan alat, sementara efektivitas dicapai dengan hasil olahan tanah yang merata tanpa alur mati atau tumpukan tanah berlebih. Pemilihan pola sangat dipengaruhi oleh bentuk dan luas lahan, jenis alat pengolah tanah, serta sumber tenaga penarik.

Beberapa pola yang umum digunakan antara lain:

  • Pola Tengah, yaitu pembajakan dimulai dari bagian tengah lahan dan bergerak ke arah tepi. Pola ini cocok untuk lahan memanjang dan sempit, menghasilkan alur balik di tengah lahan.
  • Pola Tepi, yaitu pembajakan dimulai dari tepi lahan dengan arah lemparan tanah keluar. Pola ini juga sesuai untuk lahan memanjang dan sempit, menghasilkan alur mati di tepi lahan.
  • Pola Keliling Tengah, yaitu pembajakan dimulai dari titik tengah lahan dan berputar ke arah tepi. Cocok untuk lahan berbentuk bujur sangkar dengan luas terbatas, meski operator perlu keterampilan lebih dalam membelokkan traktor.
  • Pola Keliling Tepi, yaitu pembajakan dimulai dari sudut lahan dan bergerak melingkar ke arah tengah. Pola ini juga sesuai untuk lahan bujur sangkar dengan luas kecil, menghasilkan lemparan tanah ke arah luar.
  • Pola Bolak-Balik Rapat, yaitu pembajakan dilakukan secara bergantian dari tepi lahan dengan arah lemparan keluar dan masuk, sehingga alur pembajakan saling mengisi. Pola ini efisien untuk lahan memanjang dan sempit.

Dengan penerapan pola yang tepat, waktu kerja lapangan dapat ditekan, kapasitas kerja meningkat, dan hasil pengolahan tanah lebih merata. Pola pengolahan tanah menjadi kunci dalam mekanisasi pertanian karena menentukan kualitas dan efisiensi pembajakan sekaligus mempermudah proses budidaya tanaman.

Galleri Kebun SUT
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Artikel Laporan PKL
More in Artikel PKL