Faktor Pengenceran (FP)
Faktor pengenceran (juga dikenal sebagai rasio pengenceran) adalah rasio antara volume akhir dan volume awal dari solusi. Volume akhir adalah volume larutan setelah pengenceran. Volume awal adalah volume larutan sebelum encer, atau volume larutan asli yang digunakan untuk pengenceran. Hubungan ini juga dapat digunakan bersama dengan massa zat terlarut.
Perhitungan Faktor Pengenceran
Faktor pengenceran = V2 ÷ V1
Dimana: V1 = volume larutan asal (mL); V2 = volume larutan yang akan dibuat (mL).
Misalnya: volume larutan asal (V1) = 25 mL dan volume akhir (volume larutan dibuat (V2) = 500 mL, maka:
- Faktor Pengenceran = V2 ÷ V1
- Faktor Pengenceran = 500 mL ÷ 25 mL
- Faktor Pengenceran = 20
Jadi, besarnya faktor pengenceran = 20 kali.
Perbedaan Pengenceran dan Faktor Pengenceran
| Pengenceran | Faktor Pengenceran | |
|
Pengertian
|
Pengenceran suatu larutan adalah penurunan konsentrasi zat terlarut dalam larutan tersebut.
|
Faktor pengenceran (dilution ratio) adalah rasio antara volume akhir dan volume awal larutan.
|
|
Konsep
|
Pengenceran adalah penurunan konsentrasi.
|
Faktor dilusi adalah ukuran dilusi.
|
|
Penentuan
|
Pengenceran ditentukan oleh persamaan V1.K1 = V2.K2.
|
Faktor pengenceran ditentukan dengan membagi volume akhir larutan dari volume awal: V2 ÷ V1
|
|
Satuan
|
Pengenceran memberikan konsentrasi akhir dalam satuan mol/L.
|
Faktor pengenceran adalah unitless.
|


