Unsur dan Persenyawaan
Sumber: da-Lopez, Y. F. (2020). Bahan Ajar Kimia (MLK22203/2(1-1)) untuk Program Studi Manajemen Pertanian Lahan Kering. Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (P4M), Politeknik Pertanian Negeri Kupang. https://mplk.politanikoe.ac.id/index.php/info-ps-mplk/course-materials/mata-kuliah-kimia-mplk
Unsur-unsur Kimia
Atom-atom suatu unsur semuanya merupakan satu jenis. Bagi ahli-ahli kimia jenis atom dicirikan oleh nomor atom, karena Z (nomor atom) merupakan sifat yang menentukan perilaku kimianya. Sampai kini telah diketahui atom dengan Z = 1 sampai Z = 106 sebanyak 106 unsur kimia yang telah diketahui. Tiap unsur kimia mempunyai nama dan lambang. Lambang umumnya merupakan bentuk singkatan sederhana dari nama inggris yang terdiri dari satu atau dua huruf, sebagai contoh:
- Oksigen = O
- Nitrogen = N
- Neon = Ne, dsb.
Beberapa unsur yang telah dikenal lama mempunyai simbol yang didasarkan atas nama latinnya, contohnya :
- Besi =Fe (ferrum)
- Tembaga = Cu (cuprum)
- Timbal = Pb (Plumbum), dsb.
Sebagian unsur mempunyai simbol-simbol yang didasarkan nama latin dari satu diantara senyawa-senyawanya, unsur unsur itu sendiri baru-baru saja diketemukan, contohnya :
- Sodium = Na (natrium = sodium carbonat)
- Potassium = K (Kalium = Potassium carbonat)
Lambang Tungsten, W, didasarkan pada nama jerman, Wolfram. Daftar lengkap unsur-unsur terdapat pada Tabel 1 tentang Susunan Berkala Unsur-Unsur. Keterangan tentang susunan dan inti atomnya dapat dicantumkan dalam lambang:
![]() |
Misalnya: | ![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
| Arti lambang | ![]() |
adalah jenis atom yang disebut nuklida dari unsur X, yang mempunyai nomor atom Z dan nomor massa A. Pada salah satu nuklida diatas, unsur karbon (C) adalah atom dengan 6 proton dan 6 neutron didalam intinya dan 6 elektron diluar inti. |







