Langkah 3:
Memberi koefsien pada persamaan reaksi: Jumlah atom C di sebelah kiri = 3, sedangkan jumlah atom C di sebelah kanan = 1, maka molekul CO2 di sebelah kanan dikalikan 3 (sehingga jumlah atom C setara)
C3H8 (g) + O2 (g) → 3CO2 (g) + H2O (ℓ)
| Atom | Sebelum Reaksi | Sesudah Reaksi |
| C | 3 | 3 |
| H | 8 | 2 |
| O | 2 | 7 |
| Total | 13 | 12 |
Massa zat sebelum reaksi (13) ≠ massa zat sesudah reaksi (12) → persamaan reaksi belum setara.
Jumlah atom H di sebelah kiri = 8, sedangkan jumlah atom h di sebelah kanan = 2, maka molekul H2O dikalikan 4, agar jumlah atom H setara.
C3H8 (g) + O2 (g) → 3CO2 (g) + 4H2O (ℓ)
| Atom | Sebelum Reaksi | Sesudah Reaksi |
| C | 3 | 3 |
| H | 8 | 8 |
| O | 2 | 10 |
| Total | 13 | 21 |
Massa zat sebelum reaksi (13) ≠ massa zat sesudah reaksi (21) → persamaan reaksi belum setara.
Jumlah atom O di sebelah kiri = 2, sedangkan jumlah atom O di sebelah kanan = 10, maka molekul O2 dikalikan 5, agar jumlah atom O setara.
C3H8 (g) + 5O2 (g) → 3CO2 (g) + 4H2O (ℓ)
| Atom | Sebelum Reaksi | Sesudah Reaksi |
| C | 3 | 3 |
| H | 8 | 8 |
| O | 10 | 10 |
| Total | 21 | 21 |
Langkah 4:
Memeriksa kembali jumlah atom unsurunsur sebelum dan sesudah reaksi setelah diberi koefsien.
Massa zat sebelum reaksi (21) = massa zat sesudah reaksi → persamaan reaksi setara, memenuhi Hukum Kekekalan Massa, sehingga persamaa reaksi yang benar adalah:
C3H8 (g) + 5O2 (g) → 3CO2 (g) + 4H2O (ℓ)


