Prodi Manajemen Agribisnis Politani Kupang Raih Hibah Kompetitif, Siap Bertransformasi ke Sarjana Terapan

Kupang, 20 Agustus 2021 - Program Studi Manajemen Agribisnis (MAG) di bawah Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering (MPLK) Politeknik Pertanian Negeri Kupang berhasil meraih hibah kompetitif Competitive Fund Vokasi Pengembangan Program Sarjana Terapan Berbasis Industri (PSTBI) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Keberhasilan ini tertuang dalam Surat Dirjen Diksi No. 4632/D/KB.08/2021 tanggal 19 Agustus 2021.
Transformasi Menuju Pendidikan Tinggi yang Lebih Berkualitas
Berdasarkan keputusan tersebut, Prodi MAG akan melakukan transformasi dari program Diploma Tiga (DIII) menjadi Sarjana Terapan (STr) Pengelolaan Agribisnis. Ketua Prodi MAG, Melgiana Medah, SP, M.EP, menjelaskan bahwa program PSTBI dirancang untuk mempercepat transformasi program DIII menjadi Sarjana Terapan yang berbasis industri sekaligus memperkuat kesiapan proses pembelajaran di program Sarjana Terapan.
Implementasi Program dengan Pendanaan Rp 600 Jutaan
Program ini didukung pendanaan lebih dari Rp 600 juta dengan skema pembiayaan 90% dari DIKSI dan 10% dari Politani Kupang. Empat aktivitas utama yang akan dilaksanakan meliputi:
- Penyiapan dokumen pengusulan Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Agribisnis
- Penyusunan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM)
- Pemantapan komitmen kemitraan dengan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA)
- Pengembangan model pembelajaran berbasis masalah riil industri (Problem Based Learning)
Penguatan Sumber Daya dan Fasilitas Pendukung
Program ini mencakup berbagai sub-aktivitas penting, termasuk penguatan kompetensi dosen dalam E-Agribusiness dan Digital Marketing, serta peningkatan kemampuan staf teknisi dalam E-Commerce. Selain itu, program ini juga akan mendukung pengadaan sarana dan prasarana untuk Outlet AgriNet Politani dan ruang pembelajaran berbasis masalah riil industri yang dilengkapi dengan perangkat komputer.
Dukungan untuk Pembelajaran Berbasis Industri
Melgiana Medah menekankan bahwa program ini diharapkan dapat membuka jalan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan yang lebih aplikatif dan berbasis industri. "Dengan transformasi ini, kami berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja dan kompeten di bidang agribisnis," ujarnya.
Program yang berdurasi hingga Desember 2021 ini menjadi bukti komitmen Politani Kupang dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia industri. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Politani Kupang sebagai institusi pendidikan vokasi pertanian yang progresif dan berorientasi pada kebutuhan industri.


