Selamat Datang di Website Jurusan MPLKStaf Administrasi JurusanPLP-Teknisi LaboratoriumStaf Pengajar JurusanStrukur Organisasi JurusanDeskripsi Jurusan MPLKVisi dan Misi JurusanPengelola JurusanLearn, practice, and be rich (English) - Belajar, berlatih, dan menjadi sejahtera (Indonesia) - Meup onle ate, mua onle Usif (Timor)
Banner Prodi MPLK 003
WhatsApp Image 2021 08 19 at 13.58.06 7 Taman Kebun SUT 00 perlintan iedntifikasi pestisida WhatsApp Image 2021 08 19 at 13.58.07 1

Manajemen Budidaya Tanaman Strawberry (Fragaria vesca L.)


Oleh: Meldarisa Indriani Rambu Day. Program Studi Manajemen Pertanian Lahan Kering, Politeknik Pertanian Negeri Kupang


Gambar 8ABSTRAK

Praktik Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan di lahan milik PT. Kusuma Sastri Dinasastri Wisata Jaya, yang berlokasi di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Komoditas utama yang menjadi objek kajian adalah tanaman strawberry. Tujuan kegiatan PKL ini adalah untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih luas mengenai manajemen budidaya tanaman strawberry yang diterapkan oleh perusahaan, dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, serta evaluasi kegiatan budidaya. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pihak perusahaan, serta studi dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa manajemen budidaya strawberry di perusahaan telah dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur, mulai dari pemilihan bibit unggul, pengolahan lahan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga proses panen serta penanganan pascapanen. Selain itu, perusahaan juga menerapkan prinsip pertanian ramah lingkungan dan efisiensi penggunaan sumber daya, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Melalui kegiatan PKL ini, mahasiswa memperoleh wawasan praktis mengenai manajemen budidaya yang efektif, sementara perusahaan tetap berupaya meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan usaha budidaya. Namun demikian, masih terdapat tantangan yang perlu diantisipasi, seperti ketergantungan pada kondisi iklim/cuaca serta fluktuasi harga pasar, sehingga diperlukan strategi manajemen risiko yang lebih komprehensif.

Kata kunci: Praktik Kerja Lapangan, Manajemen, Budidaya Strawberry, PT. Kusuma Agrowisata


PENDAHULUAN

Latar Belakang

Indonesia sebagai negara agraris beriklim tropis memiliki potensi hasil pertanian yang melimpah, mencakup berbagai komoditas seperti tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, dan peternakan dengan beragam varietas. Tanaman hortikultura yang banyak diusahakan petani antara lain buah-buahan, sayuran, tanaman obat, dan tanaman hias. Di antara komoditas tersebut, buah-buahan merupakan produk hortikultura yang memiliki prospek tinggi untuk memasuki pasar lokal maupun internasional. Selain berfungsi sebagai sumber vitamin dan mineral bagi tubuh, buah-buahan juga memiliki peluang pasar yang terus meningkat. Peningkatan kebutuhan buah-buahan didorong oleh naiknya taraf penghasilan masyarakat, kesadaran akan pentingnya gizi, serta pertumbuhan jumlah penduduk (Bria et al., 2020).

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan tugas akhir yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa jenjang D-III Program Studi Manajemen Pertanian Lahan Kering (MPLK), Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering, Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas dan inisiatif mahasiswa, meningkatkan kemampuan praktis-manajerial dalam usaha tani, serta memotivasi mereka untuk berwirausaha di bidang pertanian. Selain itu, melalui pelaksanaan PKL, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, sekaligus mempelajari perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang berkembang di masyarakat.

Sebagai bentuk implementasi, kegiatan PKL dilaksanakan di kebun tanaman strawberry milik PT. Kusuma Agrowisata yang berlokasi di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu. Penulis berkesempatan mempelajari secara langsung teknik budidaya strawberry, meliputi proses penanaman, pemeliharaan, hingga panen buah secara lebih mendalam. Kebun ini mengembangkan budidaya strawberry secara teratur dan berkesinambungan sesuai dengan standar teknis yang berlaku. Untuk mencapai tujuan PKL sebagai salah satu persyaratan penyelesaian studi, penulis memfokuskan laporan tugas akhir ini pada budidaya tanaman strawberry.

Tujuan

  1. Meningkatkan pengetahuan praktis, memperluas wawasan, dan keterampilan dalam lingkungan dunia kerja.
  2. Mempelajari teknik budidaya strawberry yang dilakukan di Kusuma Agrowisata.

Manfaat

  1. Memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih luas serta pengalaman mengenai pengembangan budidaya tanaman strawberry di PT. Kusuma Agrowisata, Malang, Ngaglik, Kota Batu, Jawa Timur.
  2. Menjadi sumber informasi bagi pihak terkait mengenai pengembangan budidaya tanaman strawberry, khususnya dalam aspek pemeliharaan tanaman.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Teknik Budidaya Strawberry

A. Pembibitan dengan Stolon

Pembibitan dilakukan secara vegetatif menggunakan stolon dari tanaman induk unggul. Proses dimulai dengan seleksi stolon dari tanaman induk yang sehat dan produktif, kemudian ditanam dalam media khusus yang terdiri dari campuran kompos, tanah, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1. Setelah melalui masa pembibitan selama 5-6 minggu, bibit yang telah menunjukkan vigor kuat dan memiliki sistem perakaran yang berkembang baik siap dipindahkan ke lokasi budidaya. Metode ini menjamin kestabilan genetik dan keseragaman pertumbuhan tanaman.

B. Penyiapan Media Tanam dan Penanaman

Media tanam disiapkan dengan komposisi 70% tanah dan 30% campuran kompos dan arang sekam. Penanaman dilakukan dalam polibag berukuran 50x50 cm dengan menempatkan dua bibit dalam satu polibag pada posisi berseberangan. Teknik ini meminimalkan kompetisi antar tanaman dan memaksimalkan pemanfaatan ruang. Sistem budidaya dalam polibag memberikan keuntungan dalam hal kontrol yang lebih baik terhadap kondisi media tanam dan memudahkan dalam pelaksanaan pemeliharaan.

Gambar_Meldarisa-01-2025.png
Keterangan Gambar (dari kiri ke kanan): Pemeliharaan bibit stolon Strawberry, Pengisian media tanam strawberry, Penanaman bibit tanaman strawberry, Penyiraman Tanaman Strawberry 
C. Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman meliputi berbagai kegiatan yang dilakukan secara intensif dan terencana. Penyiraman dilakukan dengan volume 0,5 liter per tanaman dengan frekuensi 1-2 kali per minggu, disesuaikan dengan kondisi cuaca dan fase pertumbuhan tanaman. Kegiatan pewiwilan dilakukan secara teratur, terbagi menjadi pewiwilan ringan untuk membuang daun tua dan rusak, serta pewiwilan berat untuk membuang seluruh bagian tanaman yang tidak produktif. Penyiangan dilakukan secara manual untuk gulma dalam polibag dan kimiawi untuk area sekitar greenhouse.

Gambar_Meldarisa-02-2025.png
Keterangan Gambar (dari kiri ke kanan): Pewiwilan dan penyiangan gulma tanaman Strawberry, Penyulaman tanaman strawberry. Penyemprotan PHPT, Pemupukan tanaman strawberry, Panen dan pasca panen strawberry
D. Pemupukan Berimbang

Program pemupukan yang diterapkan sangat komprehensif dan mencerminkan pendekatan berimbang. Pupuk dasar terdiri dari kompos dan arang sekam, dilengkapi dengan pupuk susulan berupa NPK 16-16-16 dan KNO3, serta pupuk mikro seperti Ganda Sil dan Mamigro. Perusahaan juga menggunakan Zat Pengatur Tumbuh seperti Atonik, Greentonic, dan Bayfolan untuk memacu pertumbuhan dan pembuahan. Aplikasi pupuk dilakukan dengan metode kocor dan semprot, memastikan ketersediaan hara yang optimal bagi tanaman.

E. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan dilakukan dengan pendekatan terpadu yang memadukan berbagai metode. Tindakan preventif melalui sanitasi kebun dan pewiwilan rutin menjadi fondasi utama, sementara aplikasi pestisida kimia dilakukan secara selektif dan bijaksana ketika diperlukan. Penggunaan berbagai jenis fungisida dan insektisida yang dirotasi menunjukkan upaya untuk mencegah terjadinya resistensi hama dan penyakit.

F. Panen dan Penanganan Pascapanen

Sistem panen yang diterapkan sangat unik karena dirancang untuk melayani dua tujuan sekaligus: memenuhi kebutuhan wisatawan yang ingin mengalami langsung memetik buah, dan memproduksi untuk pasar komersial. Buah hasil panen kemudian melalui proses sortasi ketat yang membedakan kualitas buah untuk pasar segar dan untuk olahan (frozen). Buah kualitas baik dikemas dalam kemasan 250 gram untuk dijual segar, sementara buah dengan kualitas frozen diproses lebih lanjut untuk bahan olahan. Strategi ini sangat efektif dalam memaksimalkan nilai ekonomi dari seluruh hasil panen.

Faktor Pendukung dan Penghambat

A. Faktor Pendukung

Beberapa faktor pendukung keberhasilan budidaya strawberry di PT. Kusuma Agrowisata antara lain kondisi agroklimat yang sesuai, infrastruktur greenhouse yang memadai, sumber daya manusia yang berpengalaman, sistem manajemen yang terstruktur, serta pasar yang jelas melalui integrasi agrowisata. Integrasi dengan aktivitas wisata juga memberikan keuntungan pemasaran yang signifikan, karena pengunjung yang puas cenderung menjadi promotor alami melalui word-of-mouth.

B. Faktor Penghambat

Di sisi lain, terdapat beberapa faktor penghambat yang perlu diatasi, antara lain ketergantungan pada kondisi cuaca, fluktuasi harga pasar, biaya operasional yang tinggi, serta risiko serangan hama dan penyakit. Tantangan-tantangan ini memerlukan strategi manajemen yang baik dan inovasi terus-menerus dalam teknik budidaya.

C. Integrasi dengan Agrowisata

Integrasi antara budidaya strawberry dengan aktivitas agrowisata menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi perusahaan. Model "petik sendiri" yang diterapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan melalui tiket masuk dan penjualan buah, tetapi juga membangun pengalaman berkesan bagi pengunjung. Interaksi langsung antara konsumen dengan produk meningkatkan nilai persepsi dan loyalitas merek. Selain itu, umpan balik langsung dari pengunjung dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kualitas produk dan pelayanan. 


KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Budidaya strawberry di PT. Kusuma Agrowisata menerapkan sistem manajemen dan teknik budidaya yang komprehensif, terintegrasi dengan konsep agrowisata untuk optimalisasi nilai ekonomi.

Saran

Disarankan peningkatan kapasitas SDM, adopsi teknologi presisi, dan diversifikasi produk olahan untuk pengembangan lebih lanjut.

DAFTAR PUSTAKA


Galleri Kebun SUT
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Sawi (Kegiatan Pemeliharaan)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemanenan Tanaman Kangkung
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemasangan Tali Ajir Untuk Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Aplikasi Pupuk Daun Gandasil-D pada Tanaman Buncis
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Penanaman Tanaman Cabai
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pengukuran pH Tanah
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Pemangkasan Tanaman Buah Naga Untuk Pembibitan
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pare
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan untuk Budidaya Tanaman Pare, Mentimun, dan Bayam
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Budidaya Tanaman Hortikultura (Kangkung & Buncis)
Kegiatan PjBL-SUT MPLK-IV-2023
Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Pare, Mentimun & Bayam
Kegiatan PBL-AELK MPLK-II-2023
Pemasangan Ajir untuk Tanaman Pare
Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering © 2026 Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Alamat: Jl. Prof. Dr. Herman Yohanes, Lasiana, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Telepon: +62380881600 Fax: +62380881601 Email: ppnk@politanikoe.ac.id. Designed By JoomShaper