|
INFOTANI: Pedoman Pengelolaan Hama Tanaman Tomat
|
||
|
|
|
Ulat Buah Tomat
Ulat buah tomat Helicoverpa (Heliothis) zea dewasa berupa ngengat berukuran sedang dengan lebar sayap sekitar 25–35 mm, berwarna cokelat pucat hingga cokelat terang, kadang memiliki semburat agak kehijauan. Sayap depan dengan variasi jelas, biasanya memiliki bintik gelap samar di tengah dan pita terang di dalam pita gelap di sekitar ujungnya. Sayap belakang berwarna putih kusam dan memiliki pita abu-abu gelap di sekitar ujungnya. Spot terang terpencar di tengah pita gelap.
Saat menetas, larva ulat buah tomat berwarna putih krem dengan kepala hitam dan tuberkel dan rambut hitam yang mencolok. Larva yang lebih besar warnanya bervariasi dari hijau kekuningan hingga hampir hitam dan berkembang garis putih halus di sepanjang tubuh tetapi mempertahankan bintik-bintik hitam di dasar rambut seperti bulu. Larva yang lebih tua juga memiliki bercak duri pendek pada segmen tubuhnya yang jauh lebih pendek daripada bulunya dan dapat dilihat paling baik dengan menggunakan lensa tangan.
Telur ulat berukuran kecil dan bulat agak pipih di atasnya dengan guratan kasar atau rusuk yang memanjang dari pangkal ke ujung. Telur hama ini mirip dengan telur ulat jengkal, tetapi telur ulat jengkal memiliki guratan yang lebih halus. Telur ulat buah diletakkan secara tunggal pada permukaan atas dan bawah daun, biasanya di bagian atas tanaman. Saat pertama kali diletakkan, telur berwarna putih krem, tetapi berkembang menjadi cincin coklat kemerahan setelah 24 jam dan menjadi gelap sebelum larva menetas.
Ulat buah tomat disebut juga cotton bollworm dan corn earworm.
Kerusakan
Ketika ada buah, ulat buah tomat akan menyelesaikan perkembangan larvanya di dalam buah. Larva tahap awal memasuki ujung tangkai buah ketika diameternya antara 19-50 mm. Selama perkembangan, ulat dapat muncul dari satu buah dan masuk ke buah yang lain. Aktifitasnya makannya menghasilkan rongga internal yang berantakan, berair, dan penuh dengan bekas kulit dan kotoran. Buah yang rusak akan matang sebelum waktunya. Di akhir musim, larva kecil juga akan memasuki buah matang . Larva kecil sulit untuk dideteksi dan, dengan demikian, mungkin menjadi masalah dalam memproses tomat untuk pengalengan. Pada tomat pasar segar, setiap buah yang terserang tidak dapat dipasarkan yang perlu dipisahkan saat panen atau saat pengemasan.







