Gedung MPLK 000

Desiminasi dari Teknologi Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Keong Mas terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Petani di Desa Waekokak Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo

Dissemination of Technology for Making Liquid Organic Fertilizer from Keong Mas on Knowledge and Attitudes of Farmers in Waekokak Village, Aesesa District, Nagekeo Regency

Maria Elisabet1, Jacqualine A. Bunga2, Donatus Kantur2 - Program Studi Penyuluhan Pertanian Lahan Kering Politeknik Pertanian Negeri Kupang

INTISARI. Penelitian dengan judul Desiminasi Teknologi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Keong Mas terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Petani di Desa Waekokak Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagakeo, dilaksanakan pada tanggal 14-17 Januari 2021. Penelitian bertujuan: 1) Mengetahui tingkat pengetahuan dan  sikap petani dalam teknologi pembuatan POC dari Keong Mas, 2) Mengetahui hubungan antara faktor internal dan eksternal terhadap pengetahuan dan sikap petani dalam teknologi pembuatan POC dari keong mas. Sampel penelitian berjumlah 45 orang. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, penyebaran kuisioner dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap petani terhadap desiminasi teknologi berada pada kategori tinggi, yaitu pengetahuan (2,92) dan sikap petani (2,74). Hasil analisis Korelasi Rank Spearman menunjukkan faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dan sikap petani adalah variabel umur (0,428**) dan variabel dapat diuji coba (0,394**)

Kata kunci: Desiminasi, Pupuk Organik Cair, Keong Mas, Pengetahuan, Sikap

Gedung MPLK 000

Perubahan Pengetahuan dan Sikap Ibu PKK Di Kelurahan Danga Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo terhadap Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Pangan Fungsional

Changes in Knowledge and Attitude of PKK Womens in Danga Sub-District, Aesesa District, Nagekeo Regency toward the Utilization of Moringa Leaf as Functional Food

Rilkasari A.M. Dhiu1, Maria S. Medho2, Endeyani V. Muhammad2 - Program Studi Penyuluhan Pertanian Lahan Kering Politeknik Pertanian Negeri Kupang - 2022

INTISARI. Penelitian ini telah dilakukan di Kelurahan Danga Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo pada Bulan Agustus 2021 terhadap 32 orang ibu-ibu PKK yang mendapat penyuluhan pemanfaatan daun kelor sebagai pangan fungsional. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi cara. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan pengetahuan dan sikap ibu PKK terhadap pemanfaatan daun kelor sebagai pangan fungsional dan faktor apa saja yang memiliki hubungan dengan perubahan pengetahuan dan sikap tersebut. Penelitian menggunakan metode survey. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis scoring dan korelasi rank spearman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perubahan pengetahuan mencapai 2,63 yang berada pada kategori tinggi sedangkan skor sikap responden mencapai 2,73 berada pada kategori menerima. Faktor internal yang memiliki hubungan dengan perubahan pengetahuan dan sikap ibu-ibu PKK yaitu pendidikan. Sedangkan faktor eksternal yang memiliki hubungan yaitu terhadap yaitu kesesuain teknologi.

Kata Kuci: Perubahan Pengetahuan Dan Sikap, Pemanfaatan Kelor

Gedung MPLK 000

Pengetahuan dan Sikap Petani terhadap Teknologi Pemangkasan Pucuk pada Tanaman Tomat Di Desa Biloto Kecamatan Mollo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan

Knowledge and Attitude of Farmers toward Shoot Pruning Technology on Tomato Plants in Biloto Village, South Mollo District, South Central Timor Regency

Jefri Yanto Baitanu1, Maria K. Salli, Donatus Kantur - Program Studi Penyuluhan Pertanian Lahan Kering Politeknik Pertanian Negeri Kupang - 2021

INTISARI. Penelitian dengan judul Pengetahun dan sikap Petani Terhadap Teknologi Pemangkasan Pucuk Pada Tanaman Tomat Di Desa Biloto Kecamatan Mollo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus – 27 September 2021. Penelitian bertujuan: 1) Mengetahui pengetahuan dan sikap petani terhadap teknologi pemangkasan pucuk pada tanaman tomat. 2) Menganalisis hubungan faktor internal dan eksternal dengan pengetahuan dan sikap petani terhadap teknologi pemangkasan pucuk pada tanaman tomat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif melalui pendekatan demontrasi plot menggunakan Analisis Scoring dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap petani terhadap teknologi pemangkasan pucuk pada tanaman tomat berada pada kategori tinggi. Faktor- faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dan sikap petani adalah variabel tingkat kesesuaian (rs = 0,539), tingkat keuntungan (rs = 0,540) dan variabel tingkat kesesuain (rs = 0,555).

Kata kunci: Pengetahun dan sikap, Pemangkasan Pucuk, Tomat.

Gedung MPLK 000

Perilaku Petani Terhadap Peamanfaatan Lahan Bawah Naungan Tanaman Kopi Arabika Untuk Tanaman Jahe Di Desa Ubedolumolo Kecamatan

Farmers' Behavior towards Land Utilization under the Shade of Arabica Coffee Plants for Ginger Plants in Ubedolumolo Village, Bajawa District, Ngada Regency

Maria Elviana Lado1, Siviardus Marjaya, Donatus Kantur - Program Studi Penyuluhan Pertanian Lahan Kering Politeknik Pertanian Negeri Kupang - 2022

INTISARI. Tanaman kopi merupakan salah satu komoditas perkebuanan unggulan yang ada di Desa Ubedulomolo. Luas lahan tanaman kopi arabika yang terdapat di desa Ubedolumolo yakni 33 ha. Sebanyak 80% petani belum memanfaatkan lahan dibawah naungan ditanaman kopi arabika. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: 1) perilaku petani didesa Ubedolumolo terhadap pemanfaatan lahan dibawah nauangn pohon kopi untuk tanaman jahe dan 2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam pemanfaatan lahan dibawah naungan tanaman kopi untuk tanaman jahe, 3) untuk mengetahui hubungan antara faktor internal dan eksternal terhadap perilaku petani dalam pemanfaatan lahan bawah naungan tanaman kopi untuk tanaman jahe. Sampel penelitian adalah 76 orang ditentukan secara sengaja.Penelitian dilakukan melalui penyuluhan dengan metode diskusi dan wawancara. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara dan dianalis menggunakan statistika deskriptif (distibusi frekuensi dan skoring), statistika inferensial (uji regresi linier berganda) dan statistika korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk pengetahuan sebanyak 5 (6,585%) responden sedang dan 2 (2,6%) responden rendah. Untuk sikap yang menerima 58 (76,32%), petani ragu-ragu 12(15,8%), yang tidak trampil 0 atau tidak ada.karenakan petani menjalankan anjuran dari peneliti untuk ) memanfaatkan lahan bawah naungan untuk tanaman jahe. Sedangkan hasil uji regresi linear berganda menunjukan bahwa dari 8 faktor yang diuji, ternyata hanya terdapat 2 faktor yang berpengarauh signifikan terhadap perilaku petani dalam memanfaatkan lahan bawah naungan kopi arabika untuk tanaman jahe yakni faktor lama berusahatani (X3) dan faktor sosial Budaya (X8). Hubungan faktor internal dan eksternal terhadap 3 variabel (pengetahuan,sikap,keterampilan) yang berpengaruh umur(X1) dengan nilai korelasi 0,320 dan signifikan 0,005 dan (X4) dengan nilai korelasi 0,422 dengan nilai signifikan 0,000. Sedangkan umur(X1) berpengruh terhadap sikap dengan nilai korelasi 0,320 signifikan 0,005 (X2) pendidikan nilai koofisienya 0,422 nilai signifikan 0,000 dan X3 lama usaha tani nilai korelasi 0,368 nilai signifikan 0,001. Sedangkan untuk keterampilan yang memiliki hubungan dengn faktor internal dan eksternal adalah (X7) komoditas dominan wilayah nilai korelasi 0,340 nilai signifikan 0,003 dan (X8) sosial budaya 6,697 nilai signifikan 0,000.

Kata kunci: perilaku, pengetahuan, sikap, pemanfaatan lahan bawah naungan