Copyright 2017 - Jurusan MPLK Politeknik Pertanian Negeri Kupang

MANFAATNYA SOSIAL, EKONOMI, DAN KESEHATAN LINGKUNGAN DARI PENERAPAN "TEKNOLOGI SILASE" DI LAHAN KERING

Teknologi silase sudah sejak lama diperkenalkan kepada masayarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), sesuai dengan masa dikenalnya daerah NTT sebagai salah satu pemasok ternak yang cukup diperhitungkan di tingkat nasional. Teknologi ini dikembangkan di NTT tidak terlepas dari kondisinya sebagai daerah lahan kering, yang dicirikan oleh musim hujan yang singkat (3-4 bulan) dibandingkan dengan musim kemarau yang lebih panjang (8-9) bulan (Bammualim, 2001), mengakibatkan terjadinya fluktuasi ketersediaan  pakan baik dalam kualitas, kuantitas maupun kontinuitasnya. Karena itu introduksi teknologi silase  diharapkan menjadi teknologi pemecah masalah (Solusive technology) fluktuasi pakan, demi meningkatkan dan atau mempertahankan produktivitas ternak umumnya, ternak ruminansia khususnya, yang makanan pokoknya adalah hijauan.

Baca Selengkapnya di Sini